Hello
Restless Spirit,
welcome to OMAH Library !
OMAH (On Meeting Architecture Hub) is an award winning private library in Architect’s Realrich Sjarief home, where we do research, read, write, and discuss with many intellectuals about architecture located . We have published books, engaged deep discussions in our own seminars, and helped to nourishes the literacy in Indonesian Architecture field. On this website visitor can get the latest news about OMAH ‘s program in architecture literacy, class archives, and view our OMAH Bookstore collection.
What they say about OMAH Library ?

Experiencing GUHA
Testimonial
Experiencing – Ruangan Asa
Beberapa waktu lalu, kami kedatangan teman-teman dari Ruangan Asa @ruanganasa untuk Experiencing di @guhatheguild. Pada kunjungan kali ini, kami juga…
Experiencing – Kak Jivan, Pak Teddy Poermana dan Bu Ratri
Kunjungan kali ini mempertemukan kami dengan satu keluarga Kak Jivan, Bu Ratri dan Pak Teddy Poernama, yang datang dengan rasa…
Experiencing – Kak Anita, Bu Dewi, Pak Handoko dan Kak Luna
Kunjungan kali ini mempertemukan kami dengan Kak Felicia dan Kak Charles yang datang jauh-jauh dari Bali pada 21 Januari lalu.…
Experiencing – Kak Felicia dan Kak Charles
Kunjungan kali ini mempertemukan kami dengan Kak Felicia dan Kak Charles yang datang jauh-jauh dari Bali pada 21 Januari lalu.…
Experiencing – Intan dkk
Experiencing Boboto kali ini diikuti oleh empat orang tamu spesial kami. Dua di antaranya bukan wajah baru—mereka sudah pernah datang…
Experiencing – Mega, Celine, Alviony, Arinta dan Asya
10 Januari lalu, OMAH Library kedatangan lima teman yang mengikuti Experiencing di Guha The Guild: Kak Mega, Kak Celine, Kak…
OMAH Updates
We have constantly engaged audiences in many forms. The beginning of our library started by discussions between young people, students who are looking for improvement in their own ecosystem. This spirit carries on consistently until now. Please look at our news about OMAH Ecosystem.
OMAH Events
Kunjungan OMAH Library – Operasional Lebaran 2026
Halo teman-teman restless spirit, Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kami mau kasih sedikit update ya.…
OMAH Library – Tentang Usaha Kecil
Realitas yang kita hadapi bersama di Indonesia, daya literasinya masih berada pada titik yang mengkhawatirkan. Namun, berbagai indikator menunjukkan bahwa kondisi ini juga terjadi di banyak tempat di dunia. Di…
Dara(h) Muda Season 7 Ep. 3 — Lukie Widya
@lukiewidya adalah Principal Designer sekaligus founder dari LUWIST Spatial @luwist_, studio arsitektur dan interior berbasis Bandung yang berdiri sejak 2014. Dalam praktiknya, Lukie mengembangkan pendekatan desain yang personal—berangkat dari keseharian,…
Dara(h) Muda Season 7 Ep. 3 — Lukie Widya
@lukiewidya merupakan Principal Designer sekaligus founder dari LUWIST Spatial @luwist_, sebuah studio desain arsitektur dan interior yang berbasis di Kota Bandung dan berdiri sejak tahun 2014. Melalui LUWIST, ia secara konsisten mengerjakan…
Event | OMAH Library Upcoming Event 2026
#kelasOMAH Halo teman-teman Restless Spirit! kami di OMAH Library sangat bersyukur bisa terus tumbuh dan belajar bersama kalian sepanjang tahun ini. Saat ini, OMAH Library memiliki beberapa seri kelas seperti…
OMAH Journals
Summary | Perjalanan Mengenal Indonesia #31 – Book Launch “Khazanah Arsitektur Dayak”
Summary Lecture Perjalan Mengenal Indonesia #31: Book Launch “Khazanah Arsitektur Dayak” Pada tanggal 21 Juni 2025, OMAH Library bersama JAAI…
Summary | Space Planning Workshop – Bagaimana Membuat Denah?
Kelas Space Planning yang diselenggarakan di Omah Library pada 19 Juni 2025 bersama Realrich Sjarief membahas pentingnya memahami denah bukan…
Summary | Bittersweet Memories in Design Experience Ep.32 Yoshi Fajar
Summary Lecture Bittersweet Memories in Design Experience #32: Yoshi Fajar Pada sesi Kamis, 12 Juni 2025, Bittersweet Memories menghadirkan Yoshi…
Summary | Bittersweet Memories in Design Experience Ep.31 Adi Purnomo
Summary Lecture Bittersweet Memories in Design Experience #31: Adi Purnomo Menyusuri Kenangan dan Totalitas dalam Arsitektur Bittersweet Memories in Design…
Summary | Tua-Tua Kakatua Season 2 Ep. 6 TSP -TACB with Bambang Eryudhawan
Bambang Eryudhawan dikenal sebagai tokoh arsitektur Indonesia berkat peran pentingnya dalam melestarikan warisan budaya dan arsitektur. Keterlibatannya yang luas mencakup…
Summary | Tua-Tua Kakatua Season 2 Ep. 4 YYAF with Judy Pranata
Pada acara Kelas Tua-Tua Kakatua yang diadakan pada Minggu, 25 Agustus 2024, Judy Pranata yang akrab dipanggil Judy berbagi pengalamannya…
Summary | Bittersweet Memories in Design Experience Ep.30 Abimantra Pradhana
kelasOMAH Dari paparan kelas Bittersweet Memories in Design Experience bersama Abimantra Pradhana, kita mendapat pengalaman untuk menyelami perjalanan Abimantra seperti…
Summary | Tua-Tua Kakatua Season 2 – Ep.2 Museum Arsitektur Indonesia with Setiadi Sopandi
#kelasOMAH Di dalam refleksinya, Setiadi Sopandi mengingat betapa susahnya belajar arsitektur di tahun 90-an. Ketika belajar arsitektur, ia belajar dengan…
Summary | Arsitek(tur) Mumpuni Ep.2 Budi Lim
Dari paparan kelas Arsitek(tur) Mumpuni Ep.2 yang diisi oleh Budi Lim, kita dapat melihat bahwa self reflection arsitek dan tim…
Summary | Tua-Tua Kakatua Season 2 Ep. 3 Pusat Dokumentasi Arsitektur with Nadia Purwestri
Dalam sesi kelas Tua-Tua Kakatua yang diadakan pada Minggu, 14 Juli 2024 yang lalu, Nadia Purwestri berbagi sedikit cerita perjalanan…
Summary | Tua-Tua Kakatua Season 2 Ep. 1 Bintaro Design District with Danny Wicaksono
Dalam sesi kelas Tua-Tua Kakatua yang lalu, sebelum membahas Bintaro Design District (BDD) sebagai sebuah pergerakan, terlebih dahulu Danny Wicaksono…
Summary | Dara(h) Muda 5 Ep.2 with Rofianisa Nurdin
Dalam sesi kelas Dara(h) Muda yang diadakan pada Sabtu, 18 Mei 2024, Rofianisa Nurdin berbagi kisah perjalanannya dari menjadi seorang…
Summary | Arsitek(tur) Mumpuni Ep.1 with Sutrisno Murtiyoso
Summary Kelas Arsitek(tur) Mumpuni Ep. Sutrisno Murtiyoso Di hari Minggu yang telah lalu, Sutrisno Murtiyoso membuka sesi kelas dengan mengutarakan…
#omahresensibuku | The Death and Life of Great American Cities – Jane Jacobs (Part 2)
#omahresensibuku Di OMAH Library ada buku apa aja, sih? Nah, kita coba bahas satu persatu, ya! [The Death and Life…
#omahresensibuku | The Death and Life of Great American Cities – Jane Jacobs (Part 2)
#omahresensibuku Di postingan Part.1, kita sudah berkenalan dengan isu yang mendasari penulis dan aktivis Jane Jacob untuk membuat buku yang…
Exclusive
OMAH Academy
OMAH Academy is an initiative to provide discourse and training to improve understanding about deep architecture. This academy involves the discussion about philosophy, theory, practice-oriented, and deep discussion in every session. This Academy is a nonprofit initiative that gathers donations to sustain the production of the essence.


Bentuk adalah hasil dari produksi pengetahuan arsitektur. Untuk memproduksi pengetahuan arsitektur melalui bentuk diperlukan pemahaman mengenai mengapa satu bentuk dibuat, dan apa dampak dari bentuk tersebut.


Studio Culture, sebuah proses kreasi mendesain di dalam budaya sebuah studio, di antara tegangan akademis dan praktis, juga tuntutan untuk menjadi kreatif sekaligus kompromistis. Hal ini terkait dengan penyusunan metode desain dari sudut pandang filosofi, budaya, teori, puisi, sertifikasi, dan komputasi.


Arsitektur bukan hanya soal bisnis, namun juga kebanggaan menjadi arsitek. Hal ini dimulai dari memulai praktik, mengatur manajemen, merefleksikan perjalanan praktik dengan kebanggaan menjadi arsitek, dan nilai-nilai bekerjasama dengan orang lain, termasuk mengenal kembali dunianya dan memperkenalkannya pada dunia yang lebih luas, seberapa cukup dan seberapa besar sebuah studio perlu dikembangkan, dan apa yang menjadi dasar pertimbangannya.


Setelah 77 tahun Indonesia merdeka, bagaimana keadaan ekosistem arsitektur Indonesia sekarang? Sehingga tiap-tiap generasi memiliki peran untuk menyambung pengetahuan arsitektur di dalam aspek teori, tata kota, pendidikan, paradigma, ideologi, profesi, arsip, sejarah, pergerakan, jaringan dan sosial-lingkungan masyarakatnya.
Video
OMAH Talks
OMAH Talks is the archive of casual discussion about things beyond architecture from various thinkers. This is the discussion by the practicioners which can be acessed for free. The discussion is personal, which sometimes note the contributions of the individuals to the ecosystem by knowledge disseminations.


Proses desain yang secara umum dimengerti oleh publik bersifat intuitif & tidak terprediksi. Di sisi lain, banyak praktisi & akademisi arsitektur yang melakukan proses riset untuk memahami ulang dinamika yang terjadi dalam proses desain. Lalu pertanyaan besarnya apakah benar seintuitif itu?


OMAH Library bekerjasama dengan Taylor’s University Malaysia, Universitas Tarumanagara & didukung oleh IAI Banten dengan bangga menghadirkan kelas “Tracing Our Own Asian Architecture Heritage?”


Mengajak anak-anak muda Indonesia yang bergerak di bidang arsitektur untuk berbagi kisah perjalanan di OMAH Library. Jalan menekuni arsitektur tidaklah mudah, banyak yang harus dipelajari, dari teori, praktik, hingga etika.


Perjalanan Mengenal Indonesia dalah sebuah kelas yang mengupas kisah penjelajahan-penjelajahan tentang arsitektur dan vernakularitas di Indonesia. Kelas ini merupakan hasil kerjasama dari Jaringan Arsip Arsitektur Indonesia bersama OMAH Library, dan penjelajah-penjelajah yang mengarungi belantara arsitektur di Indonesia.


This class tries to explore ways to fight for belief and love for architecture, starting from the discourse that everyone is unique and has their spesific problems, or “struggle for life”. Therefore, every individual innovates with strategies and tactics by contributing to the surrounding ecosystem.


Di dalam “Hermit of Architecture”, ada setidaknya 5 cara hermits yang dapat dipelajari yang diturunkan dari filosofi Nicomachean-Aristoteles, seperti Nous (kearifan intelektual), Techne (kearifan teknikal), Phronesis (kearifan taktikal), Episteme (wawasan pengetahuan), dan Sophia (kecintaan dan refleksi).


Contextual Method / Metode Kontekstual membahas desain dari sudut pandang latar konteks dan metode desain dari panelis-panelis yang memiliki pengalaman khusus yang telah mereka pupuk hingga sekarang.


Tua-Tua Keladi (The Old Mind) adalah sebuah program dari OMAH Library berupa wadah perkenalan mengenai diskursus yang digerakkan oleh orang-orang yang akan membawa perubahan sosial.


OMAH Library mengadakan acara kelas Wacana Arsitektur “Do and Don’t” bersama tujuh narasumber terkait dengan filosofi, sejarah, teori, kritik, kurasi, cara bercerita, dan menulis.


Kelas Wacana Omah Library yang kedua setelah seri Do dan Don’t ini bertujuan untuk mendapatkan stimulus wacana yang terjadi di dalam sisi pribadi, proses pembuatan karya dan sisi eksternal yang terjadi di dalam kota.


Membahas “Nusantara” bersama 11 narasumber dengan 11 sudut pandang berbeda: reposisi, kritisisme, teori, sejarah, kurasi, cerita, tulisan, rekonstruksi – budaya, ruang publik, filosofi dan refleksi.


Kelas ini akan membahas satu-persatu perjalanan arsitektur mulai dari modernism, postmodernism, regionalism hingga refleksi yang akan dibawakan oleh pembicara-pembicara yang tentunya seru dan menarik.


Setiap arsitek mengalami sisi – sisi yang melelahkan di dalam proses berkreasi. Ia terlibat di dalam kerja komunal ataupun kerja yang sendiri dan retrospektif. Ia akan dilatih untuk peka terhadang gambar yang berisikan ruang, bentuk dan tatanan.


Kelas ini akan membahas tentang perjalanan karir seorang Master Arsitektur di Indonesia dan dunia seperti Mies Van De Rohe hingga Y.B. Mangunwijaya yang memberikan pengaruh dalam perkembangan arsitektur.
Publication
OMAH Bookstore
OMAH Bookstore is an initiative to bridge academician and the practioners for the students and people who are willing to search for issues in architecture. Some of the topics is about learning from masters, philosophy, details, until discussing about hot topics such as urban design, issues of identity in Indonesian Architecture.
Volunteer
Our work at OMAH Library is architectural literacy documentation work. At OMAH, you can learn writing, visual art, branding, as well as socialize with architects, or learn public speaking.
We invite you to join the volunteer program at OMAH Library so that you can channel the spirit of architectural struggle.
Meet our friends
Maudy Bay Tazya Latuconsina
Menjadi bagian dari Volunteer OMAH Library selama 1 bulan adalah suatu keputusan yangtepat bagi saya. Dalam program ini saya bisa mengaktifkan kembali aktivitas literasiarsitektur yang…
Dewi Aprilasari
Salam Hangat, Saya Dewi Aprilasari sebagai volunteer OMAH Library sangat berterimakasih atas ilmu yang telah di berikan kepada saya. Dengan memberikan berbagai macam diskusi yang…
Devia Rizqi Putri Susanti
Dua bulan di Omah library membuat saya sadar pentingnya literasi dan sharing bagi seorang arsitek. Selain menambah wawasan, pengetahuan, dan relasi dengan adanya literasi dan…
About
OMAH Library
In 2014, OMAH Library was founded by Realrich Sjarief to lead a dialogue session on discourse, retrospection, or simply interpretation of architecture. This discussion session was initially led by Realrich, together with David Hutama, to create the course “How to Think Like an Architect”. They met because they taught at the same university. The course also involved several other people, such as Denis Indramawan, Avianti Armand, Setiadi Sopandi, Endy Subijono, and Sonny Sutanto. The dialogue continued until the publication of the book “#1 Alpha: Never Ending Dialogue in Strange Architecture Library”. The materials discussed in OMAH Library are related to theory, criticism, history, methods, and curation of architecture, even discussions related to other disciplines.
From 2014 to 2016, OMAH Library ran an internal organization based on part-time workers who worked on weekends. In 2016, OMAH Library had full-time professional workers who worked as researchers, librarians, and writers who produced books and knowledge. Since 2016 until now, OMAH Library has produced books, most of the proceeds of which are allocated to writers. This aims to support the ecosystem of architectural writing in Indonesia. Since the beginning, OMAH Library has been a non-profit organization that continues to be financially supported by Realrich Sjarief and Guha as an ecosystem. OMAH Library is a home that brings together practitioners, students, academics, and the general public in the discourse of architectural literacy in Indonesia.
In organizing events and classes, OMAH Library has a board of curatorial, research, and writing. They are M. Cahyo Novianto, Eka Swadiansa, Johannes Adiyanto, and including Realrich Sjarief himself. In terms of contribution and ethics, there are several classes that require a donation of IDR 35,000 to support practical knowledge, business, and personal development, such as Bittersweet Memories in Design Experience, Arsitek(tur) Mumpuni, and Dara(h) Muda. The money is distributed proportionally to the speakers to support our shared ecosystem. However, participants who are experiencing financial difficulties, if any, can correspond with us to get free class access. In several classes such as PMI (Perjalanan Mengenal Indonesia/Journey to Know Indonesia) which collaborates with JAAI (Jaringan Arsip Arsitektur Indonesia/Indonesian Architecture Archive Network) and Tua-Tua Kakatua which involves the community, participants do not need to donate to attend the class. All speakers who have filled in the classes from the beginning of OMAH Library until now are included as contributors to OMAH Library, which has reached hundreds.
In early 2023, after the Covid-19 pandemic subsided, OMAH Library opened its doors through the Guha ecosystem located in Realrich Sjarief’s house. One by one, visitors come and give us a lot of input. Testimonials are the roots and umbrellas that bring us forward step by step in architecture. Just like classes, visitors who are experiencing financial difficulties can correspond with us to get free access. Inside OMAH Library itself, we provide free water to every visitor. With all the limitations, OMAH Library, which takes place inside Realrich Sjarief’s house, continues our spirit of community and networking. Starting from limiting the number of visits to maintain the tranquility of the environment and residents, we continue to move forward consistently with the spirit that has been formed since one decade ago.
Di tahun 2014, OMAH Library didirikan oleh Realrich Sjarief untuk menggawangi sesi dialog mengenai wacana, retrospeksi, ataupun sekadar interpretasi terhadap arsitektur. Sesi diskusi ini awalnya digawangi Realrich bersama David Hutama untuk membuat acara “How to Think Like an Architect”. Mereka dipertemukan karena mengajar di kampus yang sama. Acara itu juga melibatkan beberapa orang lainnya, seperti Denis Indramawan, Avianti Armand, Setiadi Sopandi, Endy Subijono, dan Sonny Sutanto. Dialog tersebut dilanjutkan hingga terpublikasikanlah buku “#1 Alpha : Never Ending Dialogue in Strange Architecture Library”. Materi–materi yang dibahas di OMAH Library berkaitan dengan teori, kritik, sejarah, metode, dan kurasi arsitektur, sampai dengan diskusi yang terkait disiplin–disiplin lainnya.
Di tahun 2014-2016, OMAH Library berjalan dengan organisasi internal berbasis pekerja paruh waktu yang bekerja di akhir pekan. Pada tahun 2016, barulah OMAH Library mempunyai pekerja profesional full time yang bekerja sebagai periset, pustakawan, dan penulis yang memproduksi buku dan ilmu pengetahuan. Sejak tahun 2016 sampai saat ini, OMAH Library memproduksi buku yang sebagian besar dari pembagian hasilnya diperuntukkan kepada penulis. Hal tersebut bertujuan untuk mendukung ekosistem penulisan arsitektur di Indonesia. Sejak awal, OMAH Library adalah organisasi nirlaba yang terus didukung secara finansial oleh Realrich Sjarief dan Guha sebagai sebuah ekosistem. OMAH Library menjadi rumah yang mempertemukan praktisi, mahasiswa, akademisi, dan masyarakat umum dalam wacana literasi arsitektur di Indonesia.
Dalam pengadaan acara dan kelas, OMAH Library memiliki board (pembina) dalam kuratorial, riset, dan penulisan. Mereka adalah M. Cahyo Novianto, Eka Swadiansa, Johannes Adiyanto, dan termasuk Realrich Sjarief sendiri. Secara kontribusi dan etis, ada beberapa acara yang membutuhkan donasi sebesar Rp 35.000 untuk mendukung pengetahuan praktis, bisnis, pengembangan personal, seperti Bittersweet Memories in Design Experience, Arsitek(tur) Mumpuni, dan Dara(h) Muda. Uang tersebut dibagikan ke para pembicara secara proporsional untuk mendukung ekosistem kita bersama. Meski demikian, peserta yang mengalami kesulitan secara finansial, jika ada, dapat berkorespondensi dengan kami untuk mendapatkan akses kelas gratis. Adapun dalam beberapa acara seperti PMI (Perjalanan Mengenal Indonesia) yang berkolaborasi dengan JAAI (Jaringan Arsip Arsitektur Indonesia) dan Tua-Tua Kakatua yang melibatkan komunitas, peserta tidak perlu berdonasi untuk mengikuti kelasnya. Seluruh pemateri yang pernah mengisi acara dari awal berdirinya OMAH Library sampai saat ini kami masukkan sebagai kontributor OMAH Library yang jumlahnya sudah mencapai ratusan.
Di awal tahun 2023, usai meredanya pandemi Covid-19, OMAH Library membuka pintunya melalui ekosistem Guha yang berlokasi di rumah tinggal Realrich Sjarief. Satu demi satu pengunjung datang dan memberikan banyak masukan untuk kami. Testimonial dari pengunjung menjadi akar dan payung yang membawa kami maju satu per satu dalam arsitektur. Sama seperti kelas, pengunjung yang mengalami kesulitan secara finansial bisa berkorespondensi dengan kami untuk mendapatkan akses gratis. Di dalam OMAH Library sendiri, kami menyediakan air secara gratis bagi setiap pengunjung. Dengan segala keterbatasannya, OMAH Library yang mengambil tempat di dalam rumah Realrich Sjarief terus memiliki semangat untuk berkomunitas dan berjejaring. Mulai dari pembatasan jumlah kunjungan untuk menjaga ketenangan lingkungan dan penghuni, kami terus konsisten bergerak dengan semangat yang sudah dibentuk dari 1 dekade yang lalu.
Board of Advisor August 2025 – 2026
Realrich Sjarief
(Founder of Omah Library)
M. Cahyo Novianto
(Founder of JAAI/IAAN)
Head of Administration
Laurensia Yudith
Strategic Team
Arlyn Keizia (lead)
Writers, Researchers,
Librarians
Hanifah Sausan N. (lead)
Branding & Public Relations
Fransisca Matanari
Administration (Front Stage)
Cloudia Agnesia Tjuatja
Aldian Dwi Putra
Fitri Ratna Sari Sibuea
Devy Annisa
Administration (Back End)
Dalinah
Yuliana Putri
Rudi Setiawan
Rivan Driyana
Contributor
A. Adhityawan Nugroho
Abidin Kusno
Abimantra Pradana
Achmad D. Tardiyana
Achmad Fachlevy
Achmad Noerzaman
Achmad Revian Prakoso (Revian)
Achmad Tardiyana
Ade Tinamei
Adelia Putri Octavini
Adellya Lorenzah
Adetia Anetama (Tia)
Adetia Pratiwi
Adhi Moersid
Adhika Atyanta
Adhira Salfina
Adhyatma
Adi Pura Tannato
Adi Purnomo
Adiar Ersti Mardisiwi
Adilla Lutfia
Adji Krisbandono
Adjie Negara
Adli Nadia
Adrian Emmanuel Subagyo
Adrian Perkasa
Adrin Maulana R. Taufik
Adzuna Sinaga
Afifah Khairunnisa
Agus S. Ekomadyo
Agustinus Sutanto
Ahlal Jannata Firdausi
Ahmad Djuhara
Airin Efferin
Ajeng Herdiana Putri
Akbar Firizky Agniputra
Akbar Hantar
Akhmad Dian Pratama
Albert Lionggo
Albert Pramono
Alef Dasilelo
Alel Cipta Adi
Alfansyah F. P.
Alia Swastika
Alifian Kharisma
Alisha Hilmi Hendriana
Aloysius Baskoro
Altrerosje Asri Ngaswoto
Alvar Mensana
Amanda Khalim
Amanda Meilia
Amelia M. Djaja
Ametha Safa
Ami Pertiwi Suwito
Amira Amandanisa
Amirah Dwila C
Amirul Farras Abyyusa
Amelinda Vidyasti
Anas Hidayat
Anastasia Maurina
Anastasia Widyaningsih
Andhang R. Trihamdani
Andhika Prasetya Hartanto
Andhira Salfina
Andi Gres Cathrin Iroka
Andi Rahmat
Andra Matin
Andre J. Saragih
Andre Simapranata
Andrea Peresthu
Andreas Hasiholan
Andreas Yanuar Wibisono
Andrew Suhalim
Andry Widyowijatnoko
Andy Rahman
Angga Latief
Anggita Berliana Hanggara
Anggreny Ratnasari
Anggun Rachmawati
Annisa Alya Madania (Alya)
Anissa Dipa
Annisa Ridyasmara
Anisya Ayu Kusumaningrum
Anita Halim
Anityas Dian Susanti
Anke Ardine
Anne Rufaida
Annisa Dewanti Putri
Ansar Siavu
Ansell Samuel Julianto
Anta Sastika
Anton Dwinanto
Antonius H. Purnomo
Antonius Priya Prathama
Antonius Richard
Anwar Susanto
Apriani Sarahsayu
Apriyanto
Apurva Bose Dutta
Archica Danisworo
Ardhyasa F. Gusma
Ardi Pardiman
Arif Affandi
Arik Heriatmoko
Ario Andito
Armor Matahati
Arsitektur Hijau
Arta Kenang Rustiawan
Arvianti Armand
Ary Indra
Arya Abieta
Asifa Ulima Kafin
Astika Sari Abdul Azis
Athaya Adristi (Athaya)
Atharayhan Anandito
Audrey Shakira Mahalia
Aulia Quenna Andini
Auliana Khasana
Avianti Armand
Axel T. Imat Gamaliel
Ayos Purwoaji
Ayyash Syifa Aradia
A’idah Nurul Hasanah
Baharudin Basri
Bambang Eryudhawan
Bambang Priyono
Bambang Soemardiono
Bangkit Mandela
Bayu Abimanyu
Bayu Genia Krisbie
Bima S, Rachmansyah
Bobby Andriyanto F.
Bobby Satria
Bondan P. Diponegoro
Boonsarm Premthada
Budi Lim
Budi Pradono
Budi Sukada
Budiman Hendropurnomo
Carla Antoinette
Carla Aurellia
Carolline Permatasari
Caterine Wijaya
Chandra Ramadhan Pamungkas
Charles Barguirdjian
Chelsea Gracelyn Halun
Chelsya Setiawan
Chintya Ongki Jaya
Chiristian Miharja
Choerunisa N. Syahid
Christal Yohanes E. Widjaya
Christian Laurentius
Christiandy Pradangga
Christopher Raynard S.
Cicilia Solomon
Claudia Cynthia Javanny Jo
Claudia Levina
Cosmas Gozali
Cristy Veronica
Cynthia Margareth
Cynthia Yuwono
Daisy Corleona Yoval
Damarullah K. Bernaung
Danang Triratmoko
Dani Hemawan
Daniel Sandjaja
Daniel Yohanes
Danny Wicaksono
Darmawan Winaga
Darrundono Koesomodilogo
Darwin Winata
David Hutama
David Kristiawan
David Ricardo Nangas
David Sampurna
Davidson Suwongto
Deddy Wahjudi
Dedi Hantono
Defit Wijaya
Defry Agatha Ardianta
Defrina Anggraeni
Denis Indramawan
Denny Husin
depanrumahstudio
Desy Aryanti
Desry Nuraini
Devia Rizqi Putri Susanti
Devin Khan
Dewi Aprilasari
Dewobroto Adhiwignyo
Dhanie & Sal
Dharmawan
Dian Fitria
Diandra Arya Eka Putri
Dica Erly Andjarwati
Dicky Hendrasto
Dieni Nikmatika Ulya
Diki Fauzi Azhari
Dimas Dwi Mukti
Dinar Alam
Dinda Ayu Prameswari
Dody Tansil
Don Ara Kian
Dony Alif Alian Putra
Doti Windajani
Dwi Rini Hartati
Dyah.S.Pradnya.P
Edbert Fernando
Edgard Jeremy
Editha Santika
Edith Abram Rochdi
Eileen Clarita Lim
Eka Swadiansa
Eko Prawoto
Eko Purwono
Eko S. Darmansyah
El Grantnada R. C.
Elicia Javiera
Elisa Sutanudjaja
Ellena Monica
Ellisa Utomo
Elora Hardy
Endy Subijono
Enggelina Anugerah
Ephraim Jeshanah
Eric Anathapindika
Erick Kristanto
Erin Damayanti
Eubisius Vercelli O.K.
Evania Hamdani
Evelyn Gasman
Exuen Sugiarto
Fabrian Gusma
Fachri Muzaqii
Fadiah Nurannisa
Fakhriyyah Khairunnida
Fania
Fanny Rahmasari
Farid Wastu Adi
Farida Nur Oktaviana
Faried Masdoeki
Fariska Shani Wijaya
Farisya Yunandira Putri
Farren Evanee Williady
Fatimatuz Zahroh
Fauziyyah Sofiyah R.
Febe Margaretha Syandi
Felicia Chloe
Felicia Puspita
Felisa Dikwatama
Ferry Fernando
Fiera Alifa
Fikra Abhinaya Djuhara
Fiona Gracia
Fiorent Fernisia Richtia Winerdy
Firda Rasyidian A.
Fitri Umi Maslikah
Fitria W. Roosinda
Florentia Natalie S
Franca Kartasasmita
Franky Simanjuntak
Fristatesa Andriani
Fritz Akhmad Nuzir
Furgon Badriantoro
Gabriela Anggittia
Gabriela G. AW.
Gabriela Utama
Gabrielle E. Widhiajeng
Galuh Pramesti
Gary Yeow
Gayuh Budi Utomo
Georgius Jonathan
Gerald Mulyadi
Gerardo L. Nugroho
Gery Lingga
Gesvi Rizkitachika P.
Gilbert Antonius
Gindo Yamestian
Glenn Setianegara Halim
Gracia Augusta
Gregorius Antar Awal
Gregorius G. Gerard
Gregorius Jasson
Gregorius Supie Yolodi
Gun Faisal
Gunawan Saraska Putri L.
Gunawan Tanuwidjaja
Gunawan Tjahjono
Hafian
Hanifa Sabila
Hanifah Ispratiwi (Hani)
Hardiyanto A. Nugroho
Harry Kurniawan
Hasan Abd
Hasan Ali Alatas
Hasan Firdausi
Haziq Ariffin
Heidy Laurentia
Helga Swaradita
Heinrich Benedick
Hendrick Tanuwidjaja
Henrico E. Tethool
Herby Dewanu
Herry Purnomo
Hezby Ryandi
Hikmatyar Abdul Aziz
Hilary Valencia
Hugo Diba
I Made Nuradi
I Nyoman Gede Mahaputra
Ilya Saptarini
Imelda Akmal
Indah Widiastuti
Indhira Sagita
Indra Dwi Nugraha
Indira Rahma D
Indra Pramundita
Inggrid Samrat
Intan Findanavy Ridzqo
Irfan Dwi Jayanto
Irma Ramadhan
Irianto Purnomo Hadi
Irving
Ismail Solehuddin
Isnaini
Ivan Kurniawan Nasution
Ivan Linardi
Iwan M. Ibnu
Iyos Rostika
Jackson Ade Raynald Zai
Jacky
Janice Sanusi
Jascha Vladi S
Jason Aristya Wongso
Jason Axel
Jason Hari Boediardjo
Jason Lim
Jennifer Kukuh
Jenny Alvionita
Jeremiah Tiono
Jessica Deviani Putri
Jesslyn Amanda
Jimmy Lim
Jimmy Priatman
Joe Wilendra
Johan Raphael Chandra
Johan Silas
Johanes Widodo
Johannes Adiyanto
Johannes Widodo
John Lado Gozali
Jonathan Lesmana
Jordan Ancel
Josef Prijotomo
Josephine Livina
Joshua Alfando
Joshua Felix Theo
Joshua Luvin
Joshua Michael
Jovanca Anabel
Jovin Juan
Jovita Lisyani Halim
Joyee Lee
Judy Pranata
Julendra Bambang Ariateja
Julian Palapa
Kafi Pangestu
Kamil Muhammad
Kanoasa Akbar
Karisya Adjie
Keat Ong
Keith David R. Adithya
Kelvin Thengono
Kenniko Okta Putra
Kevin Mark Low
Khattiya Hendarta
Khattiya Paninndriya
Khretachta Arya A. H.
Klaudia Tan
Krisan Wijaya
Kurnia Novianti
L. Sheeza
La Ode Abdul S. T.
Laras Salsabila Fairuz
Larashati Moertijanto Putri
Leny Indah (Leny)
Lestari
Linda Octavia
Louis Ardian Junus
Louis Osvaldo Xavier
Lukkie Putranto
Luthfi
Lystia Regina S
M Bani Noor
M. Aji Pratama
M. Alif R. Ramadhan
M. Ayi Dirgantara
M. Cahyo Novianto
M. Fadhil Hasairin
M. Hafizh Arrasyid
M. Nanda Widyarta
M. Nurhamsyah
M. P. Kantaprawira
M. Ridha Alhamdani
M. Wildan Nurmanna
MAD Tea Book Club
Mahatmanto
Mahsya Carmennila
Manihuruk
Marcell Cruxivisyo
Margareta Nathania
Maria Chrismastyani (Maria)
Maria Raras Windiyasti
Maria Sarlinda Hunam (Linda)
Mario Wibowo
Markus Roselieb
Marsha Celia
Marwoto
Matthew K. Lauw
Maudy Bay Tazya Latuconsina
Mauritzio Hizkia
Mazebah Siahaan
Melina
Mercu Buana
Meutia Rachtiwardhany (Nina)
Michael Antonio Halim
Michael Delfiato Sabana
Michael Imanuel Susilo
Michael Pratama
Michelle L. Christina
Michellin S. Wibowo
Michiella S. Tjahaja
Miftahuddin Nurdayat
Mitu M. Prie
Moh. Fikri Nasrudin
Moh. Sutrisno
Mohammad Danisworo
Mohammad M. Sir
Mohammad Thamrin
Monica Dwiputri
Morian Saspriatnadi
Moses
Muhamad Y. Nyompa
Muhammad Ayi Dirgantara
Muhammad A. R. Fatah
Muhammad Ansar
Muhammad C. W.
Muhammad I. Hasan
Muhammad Ramdhani
Muhammad Sagitha
Muhammad Amrin
Muhammad Zaky Zulkarnain
Munna Dwi Riani
Mutia Amelia Febriana
Nadia Purwestri
Nadiana Khumairoh
Nadira Anandisya
Nafs Adilla
Nanda Widyarta
Natasia Heindri
Natasya Angelina (Natasya)
Natasya Gunardi
Nathanael C. N.G.
Nathaniel Geordy K.
Nelly Lolita Daniel
Ni Made Bulan Purwani Sudarsana
Nicki Novianti M
Nirma Ayuni Setiasih
Nisrina Ismu Fitri (Rina)
Niti Danastri
Noor Hamidah
Norwinda Ekasaptia Purnama (Winda)
Novi Synfah
Nurfaizah Raihana Wahyullah
Oliver Victor Wibowo
Onie D. Sanitha
Oscar Tanudjaja
Pandu Tedja
Paramesthi Widyantari
Paul J. Andjelicus
Paulus Mintarga
Pedia Aldy
Petrus Edward
Pilipus Jeraman
Praisella Hatijanto
Prihandini
Primetta Amara S
Priscilla
Priscilla Regita T
Putra Wijaya
Putri G. Nurshabrina
Putroaji D. Maulana
Radhian Dwiadhyasa
Raepingkan Ludwina
Rafael David Pasaribu
Rahmat Indrani
Raihan Nur Said
Raihan Ramadhan
Raissa Obita
Randy Hadi Saputra
Ratu A. K.
Ratu Nadya Pramesthi Lihtuhayu
Rayka Martawijana
Raynaldo Febrio Istanto
Raynaldo Theodore
Regentzza Aqila B
Regi Kusnadi
Regina Chandra
Regina F. Amalia
Reinardus Indra Tanata
Relan Masato
Ren Katili
Retno Purwanti
Revano Satria
Revianto B. Santosa
Rewinda Kris Wulan
Rexy Jonathan Rokiyanto
Reynaldo Theodore
Reza Achmed Nurtjahja
Reza Ambardi Pradana
Reza Indrastata
Reza Nurtjahja
Rezki Dikaputera
Ricky Purbaya
Rheza Eka Nugraha
Rhoman Setiawan
Rifai Puraratuhu
Rifandi Septiawan Nugroho
Riladita Asri
Rimba Harendana
Rio Dylan Yapharos
Rio Sanjaya
Riri Yakub
Rismauli Nafitu
Riswanda Setyo Addino
Riswandi N. Haddade
Riswandi Nursam
Rizal Muslimin
Rizal Nurahman
Rizka Drastiani
Rizqy Prathama
Robert Christopher P.
Robert Powell
Robin Dino
Robin Hartanto
Rofianisa Nurdin
Roykhan Bawazier
Rudy Kelana
Ruth Pratiwi NW
Ryadi Adityavarman
Ryandika Candriana
Ryan Salim
Samsu Duha
Samuel Timothy
Sander Ekaputra
Santoso
Sarah Anisah H
Sarah Ginting
Sarah Rifani A
Satria Karunia R.
Satrio Triwardhana
Satya Krisnadi
Scott Valentine
Sebastian Brian
Sebastian Subeno
Septrio Effendi
Setiadi Sopandi
Shania Salsabila
Sheila Nurfajrina
Shella Angelica
Sherine
Sherlyn Christiane
Shinta Ayu Nissa
Sibarani Sofian
Singgih Kartono
Siti Fauziyah Rahmawati (Rahma)
Sonny Sutanto
Spazio Julius
Sri Dewi (Dewi)
Stanly Alviando
Stefan Antonio
Stella Felicia
Stephanie Larassati
Stephen Tedy
Stevanie Tjahaja
Steven
Studio Aliri
Studio Geometry
Sukinsi Sukawruh
Sukma Riyaldy
Sulthony
Sumayya
Sunaryo
Suryono Herlambang
Susantiah Ardi
Susi Famestu
Sutanto
Sutikno Michiella
Sutrisno Murtiyoso
Suwardana Winata
Syahrozi
Syaiful Muazir
Syifa Asshofie
Tamara Bonita
Tan Tjiang Ay
Tarisa Fandra Maizana (Tarisa)
Tatyana Kusumo
Tazkia Aulia Sholihah
Tedi Hermawan
Tegar Abieza
Teja Artawan (Teja)
Teresia Hanna Sanjaya
Thessalonicca Venesya
Thirafi Zata Amani
Thomas Agung M. Lado
Tiara Prasanti
Tin Budi Utami
Titus Pandu
Titin Fatimah
Titien Saraswati
Tiyok Prasetyoadi
Totok Roesmanto
Tommy Wijaya
Tresnowati Soendoro
Trianto PH
Trianzani Sulshi
Ucik Nurul Hidayati (Ucik)
Umi Khasanah
Undi Gunawan
Universitas Tanri Abeng
Ursula Agustina Yonatan
Utami Sugianto
Valdo Karya
Valencia Angelita
Vania Serrafine
Veronica Ng
Vianka Stela Wijaya
Vina Triyuliana
Vincentius Edwin S.
Vincentius Hermawan
Vinny Stefany
Vira Farhana
Virgoza Nicotheus Giovanni
Viva Octa Grend
Wafa Fauziyah
Wahyu Prasetyo
Wardhana
Wati
Wawan Febriansyah
Wendy Djuhara
Wendy Teo
Widya Fransiska F. A.
Wiliam Sutanto
Willis Kusuma
Windi Guswirno hadi
Wiyoga Nurdiansyah
Yanas
Yandi Andri Yatmo
Yann Follain
Yapharos Risma Afriyanti
Yashinta I. P. Hematang
Yasmin Aryani
Yeghar G.L
Yenni Khaliddazia
Yohannes Firzal
Yori Antar
Yoris Mangenda
Yoshi Fajar
Yosoa Hendra
Yu Sing
Yugo Anugrah Putra
Yuki Fadillah
Yuliana Putri
Yulianto P. Prihatmaji
Yulianto Sumalyo
Yusni Aziz
Yuswadi Saliya
Zahrina Amalia
Zahra Salsabila
Zainal Musthapha (JJ)
Zelni Sriyolja Eka
Zulfikar Albar
Zulkifly Pagessa
Meet OMAH Library Team

Realrich Sjarief
Advisor

Laurensia Yudith
Head of Administration

Hanifah Sausan N.
Senior Researcher, Curator, and Editor

Arlyn Keizia
Senior Researcher, Curator, and General Manager

Fransisca Matanari
Associate Administration and Finance

Cloudia Agnesia Tjuatja
Administration

Aldian Dwi Putra
Administration

Fitri Ratna Sari Sibuea
Administration

Devy Annisa
Administration
Jaringan Arsip Arsitektur Indonesia (JAAI) Indonesian Architecture Archives Network (IAAN) dan
OMAH Library
Jaringan Arsip Arsitektur Indonesia (JAAI) adalah sebuah gerakan akar rumput yang bertujuan untuk mengumpulkan arsip arsitektur Indonesia dari kita, untuk kita, oleh kita, yang diinisasi oleh Mohammad Cahyo Novianto, dibantu oleh Realrich Sjarief. JAAI dibentuk dari prinsip kolegial, orang per orang maupun kelompok atau komunitas dengan semangat pembaharuan untuk terus belajar dari arsip arsitektur Indonesia. JAAI adalah kerja bersama, sebuah kerja gotong royong untuk pengetahuan masa depan arsitektur Indonesia yang dimulai dengan dokumentasi dan pemetaan terhadap arsitektur berbasis tradisi hingga arsitektur masa kini.
Program ‘Jelajah Arsitektur Indonesia’ (JAI)
Selain menyelenggarakan serial webinar dan penerbitan buku, JAAI juga melakukan program kegiatan literasi, workshop dan dokumentasi di lapangan melalui program Jelajah Arsitektur Indonesia (JAI). Program JAI ini diawali dengan JAI #1 : ‘Ekspedisi Arsitektur Rumah Baluk’ di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada tahun 2021 yang bekerjasama dengan personal-personal yang memiliki minat khusus pada literasi dan pendokumentasian arsitektur. Program ini berlanjut dengan program penulisan dan penyusunan buku yang prosesnya masih berlangsung hingga sekarang.
Program Jelajah Arsitektur Indonesia (JAI) pada tahun 2022 ini diawali berkerjasama dengan IAI Kalimantan Tengah menyelenggarakan program JAI #2 : ‘Tanju Tanjung Arsitektur : Jelajah Tektonika Kayu’ dengan obyek dan locus studi arsitektur kayu bersejarah di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Lamandau. Program ini dicanangkan menjadi bagian dari proses penulisan dan penyusunan buku arsitektur pada tahun berikutnya. Berikutnya program JAI #3 terselenggara bekerja sama dengan IAI Sumatra Barat dengan locus kegiatan di Kabupaten Solok dan Solok Selatan dan dipungkasi oleh paparan JAAI tentang ‘Gugusan Kepulauan Sambungan Kayu’. Program JAI #3 ini juga menjangkau ke locus kegiatan di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, provinsi Jambi. Dalam hal ini JAAI bekerjasama dengan perorangan dari praktisi dan akademisi serta peminat sejarah dan budaya Kerinci secara khusus.
Berjejaring dan bekerjasama dengan pemangku kepentingan setempat untuk saling melengkapi menjadi sifat dasar gerakan JAAI itu sendiri. JAAI akan selalu berupaya berjejaring dan bekerjasama dengan perorangan maupun organisasi/komunitas dalam menggerakan dan meluaskan kegiatan studi lapangan, literasi arsitektur serta produksi pengetahuan arsitektur di berbagai wilayah di tanah air, seperti yang selama ini sudah, sedang, dan akan terus dilakukan dengan semangat “menyalakan 1000 lilin dari penjuru negeri”.
OMAH Akademi
House of Restless Spirit
Contact
+62 821-2127-0549
omahlibrary.reservation@gmail.com
OMAH Library – Guha the Guild
Taman Villa Meruya, Karang Mulya, Kec. Kembangan, Kota Tangerang
OMAH Library – Boboto
Jalan Penyelesaian Tomang III, Jakarta
OMAH Library – Piyandeling
Mekarwangi, Lembang, Bandung



















