Summary 99 % Abstraksi : The Voice of the Village? I Eko Agus Prawoto- Bandung, Yogyakarta, Jakarta
Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah berperan dalam terselenggaranya rangkaian acara 99% Abstraksi. Acara ini terwujud berkat kolaborasi bersama IAI, ITB, dan Yayasan Eko Agus Prawoto (YEAP), yang digelar di tiga kota—Bandung, Yogyakarta, dan Jakarta—sebagai ruang berbagi gagasan, ingatan, dan refleksi atas pemikiran Eko Prawoto. Di tiga kota ini, para penanggap hadir untuk membagikan kisah juga kesan terhadap buku The Voice of the Village: Eko Prawoto. Pemikiran Pak Eko Prawoto dibaca ulang, tidak untuk dibakukan, melainkan untuk terus dipertanyakan dan diteruskan. Yang tersisa bukan sekadar rangkuman karya, tetapi jejak sikap: keberpihakan pada manusia, kepekaan pada konteks, dan kesetiaan pada…
Continue reading99 % Abstraksi : The Voice of the Village? I Eko Agus Prawoto- Yogyakarta
Buku Pak Eko Prawoto sudah terbit di bulan Oktober 2025 kemarin. OMAH Library dan Yayasan Eko Agus Prawoto merasa bahwa perlu untuk men-diseminasi dan menyebarkan semangat Eko Prawoto. Tidak dapat dipungkiri, sebagian besar arsitek bergerak dalam keseharian urban. Di mana ada perputaran ekonomi yang cepat, sistem kekuasaan yang kuat, di situlah pembangunan terjadi. Namun, perlu selalu diingat bahwa orientasi pada cara membangun urban, bukanlah satu-satunya cara. Pergerakan periferi mengembangkan arsitektur dengan caranya sendiri; organik, harmonis dengan kosmologi. Desa memiliki nilai dan perspektif yang sama berharganya dengan yang dimiliki kota. Dalam semangat pluralisme Indonesia, desa dan kota semestinya dapat menjadi dikotomi…
Continue readingBook Review A Novel “BUGARU”- Bukan Garis Lurus-Ren Katili
BUGARU — Bukan Garis Lurus Novel karya Pak Ren Katili | Rilisan terbaru OMAH Library Dalam video kali ini, Arlyn dari Tim Omah Library memperkenalkan BUGARU: Bukan Garis Lurus, debut novel Pak Ren Katili yang lahir dari perjalanan panjang, percakapan, dan dinamika keseharian seorang arsitek. Pak Ren yang selama ini dikenal lewat pendekatan arsitektur tropis, kali ini memilih jalur yang berbeda. Ia menulis dengan ketulusan yang sederhana, tanpa dibuat-buat, dan tanpa pretensi apa pun, merancang cerita tentang perjalanan menjadi arsitek, tentang studio, tentang pertemuan-pertemuan kecil, dan tentang bagaimana hidup sering kali tidak berjalan seperti garis yang kita rencanakan. Melalui tokoh…
Continue readingBuku “Perjalanan Menuju Siang Hari” – Yuswadi Saliya
Kali ini kami berkesempatan untuk berdiskusi dengan Pak Yuswadi Saliya terkait latar belakang penulisan buku “Perjalanan Malam Hari”. Dalam diskusi tersebut, beliau menyampaikan bahwa tulisan-tulisan yang dikumpulkan dalam “Perjalanan Malam Hari” sebenarnya tidak berpijak pada satu tema tunggal. Isinya beragam, karena merupakan kumpulan renungan pribadi yang lahir dari berbagai kesempatan dan perjumpaan. Pak Yuswadi sendiri tidak pernah merencanakan tulisan-tulisan ini untuk dibukukan. Sebagian besar tulisan hadir karena adanya undangan seminar, atau dorongan untuk merespons fenomena arsitektur yang menarik perhatiannya saat itu. Ada yang berupa kritik arsitektur, ada pula komentar atas dinamika praktik yang tengah berlangsung. Sebagian lainnya tumbuh dari kesan…
Continue readingPerjalanan Menuju Siang Hari- Yuswadi Saliya
Setelah diterbitkan kembali pada tahun 2025 ini, OMAH Library dengan bangga mengadakan bedah buku Perjalanan Malam Hari yang akan dibawakan langsung oleh Pak Yuswadi Saliya dan beberapa kontributor yang menulis di cetakan baru ini. Acara bedah buku ini menjadi usaha untuk mendiseminasikan kembali pikiran-pikiran dalam buku ini. Lebih dari itu, acara ini juga menjadi ruang untuk berdiskusi dengan konteks dan para pembaca buku di generasi saat ini. Harapannya, buku ini dapat berkontribusi membantu menjawab persoalan pendidikan arsitektur, dilema praktik, serta isu-isu arsitektur di Indonesia saat ini. Selain menjadi refleksi atas realita ekosistem arsitektur Indonesia di “malam hari”, buku ini juga…
Continue readingBook Launching + Mindfulness Class | Soul of Borobudur “Filosofi Mandala Chakrawarttin”
Book Launch + Mindfulness Class”Soul of Borobudur, Filosofi Mandala Chakrawattin” Buku ini memaparkan tentang Soul of Borobudur, Filosofi Mandala Chakravartin yang bercerita mengenai nilai-nilai atau esensi dari Candi Borobudur, bahwa ia bukanlah sekadar monumen mati, melainkan monumen hidup yang relevan dengan kehidupan bangsa Indonesia. Bagi penulis, Borobudur bukan sekadar cerita perjalanan masa lampau. Borobudur menjadi mandala dalam diri setiap manusia yang direpresentasikan secara monumental. Borobudur menggambarkan kehidupan keseharian yang mengajak kita untuk lebih mengenal dan menggali diri sendiri. Penulis berusaha menyadarkan pembaca mengenai betapa hebatnya bangsa Indonesia. Pada era pembangunan Candi Borobudur, peradaban Nusantara banyak dibawa jauh ke Jepang, Cina,…
Continue readingLecture Video | Building Practice in the Dutch East Indies: Epistemic Imposition at the Beginning of the 20th Century
Pada Sabtu, 27 Mei 2023, OMAH Library bersama Nenun Ruang, Universitas Tarumanagara, dan didukung IAI Banten telah mengadakan diskusi buku yang menampilkan David Hutama selaku penulis. Buku ini berisi hasil riset doktoral terhadap imposisi epistemik dalam praktik arsitektur Hindia-Belanda. Diskusi turut diramaikan oleh Setiadi Sopandi dan Sutrisno Murtiyoso selaku penanggap. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada pihak-pihak yang bekerja sama dan para peserta yang hadir. Semoga kolaborasi dan silaturahmi yang baik dapat terjalin seterusnya. — Imposisi = pemaksaan atau penanaman Epistemik = berkaitan dengan pendidikan, dapat divalidasi Metis = berkaitan dengan budaya, dipelajari dari kehidupan sehari-hari, tidak semua dapat divalidasi…
Continue readingBook Discussion – Simulacra and Simulation (Jean Baudrillard) – Rezki DK and Regina Chandra
First order which the Simulacrum (plural word for Simulacra) represents the reality that it references, it act as a pure imitation. Second order of Simulacrum which it started to denatures the reality it origins from. Third order of Simulacrum which it started to appear as it were a different reality, a completely separate order as it loses its reference. A hyperreality. The session started with a quote from the book; “The simulacrum is never what hides the truth – it is the truth that hides the fact that there is none. The simulacrum is true.” – Ecclesiastes Some of the…
Continue readingBook Discussion – Shape as Memory – Riswanda Setyo Addino
Shape as Memory written by Michael Layton was published in 2006. The author is a professor in the Department of Psychology at Rutgers University. In the same year, the book won the Presidential Young Investigatory Award for outstanding work in the field of cognitive science. In its time, this book has made a significant contribution to the multi-disciplinary research that began using computational techniques. Some of them are in the field of meteorology and geophysics to examine storm, mathematical, flight design, to art studies. This title is part of six other Leyton books centered on process-grammar: a method for describing…
Continue readingBook Discussion – Eladio Dieste – Fakhriyyah Khairunnida’
In the 1950s, Uruguay has rapid growth economy which make people look for a new form of investment, investing in property is one of them. The demand of high rise and huge big project rise up. It is supported with a new law of condominium by the government. People are making their way toward private creative ownership. This condition leads the new transformation of architecture leaving the international style and modernism behind. Moreover, the education take a part in this change, the curriculum of architectural education in university emphasizes on technology and social science. Thus, the graduates from this era…
Continue readingBook Discussion – Autopoiseis of Architecture
Autopoiesis is the autonomy of architecture itself; the way to (re)produce architecture within architecture through series of cognitive selection and selective decision-making. This term came from Humberto Maturana and Francisco Varela (1980) while studying about regenerative process in cellular system. These automation tendencies then were studied by Niklas Luhnmann in his 7 volumes writings about Social System Theory (1986-2000). Later it was researched by Patrik Schumacher on 2009, regarding its connection to recent concept of architecture. Autopoiesis of architectural communication should be understood as a phenomenon of perceptive interaction towards spatial boundaries, which later producing the new systems. As a…
Continue readingBook Discussion – Elements of Semiology (Roland Barthes)
On 3 June 2017, we have held a book discussion on “Elements of Semiology”. The book was published on 1964 and written by Roland Barthes, a French bourgeois critic. As entitled, the book covered the primary elements of semiology, a field of study on sign. A sign is not specifically defined by Barthes in the book. However we know that a sign tells an existence of a thing. A sign can be studied through 3 instrumental substances: signifier, the matter which we can perceive; signified, the mental representation of a thing; and signification, the process of relating signifier and signified.…
Continue readingBook Discussion – Of Grammatology (Jacques Derrida)
Grammatology is a scientific study on how to write and writing. The study tests the typology, analyzes an essat, and understands the relation between verbal and written expressions. In 1967, Jacques Derrida used the term for different uses in ‘Of Grammatology’. A writing is not only a reproduction of verbal expressions into symbols, but also inner interpretation and thinking that need to always be comprehended. ‘Of Grammatology’ is a response for structuralism linguistic, and some of Derrida’s critiques on previous thinkers, for instance: 1. Derrida on SaussureAccording to Derrida, western culture is heavily affected by Plato’s philosophy on “logos”. Logos…
Continue readingVideo
OMAH Talks
OMAH Talks is the archive of casual discussion about things beyond architecture from various thinkers. This is the discussion by the practicioners which can be acessed for free. The discussion is personal, which sometimes note the contributions of the individuals to the ecosystem by knowledge disseminations.


OMAH Library bekerjasama dengan Taylor’s University Malaysia, Universitas Tarumanagara & didukung oleh IAI Banten dengan bangga menghadirkan kelas “Tracing Our Own Asian Architecture Heritage?”


Mengajak anak-anak muda Indonesia yang bergerak di bidang arsitektur untuk berbagi kisah perjalanan di OMAH Library. Jalan menekuni arsitektur tidaklah mudah, banyak yang harus dipelajari, dari teori, praktik, hingga etika.


Perjalanan Mengenal Indonesia dalah sebuah kelas yang mengupas kisah penjelajahan-penjelajahan tentang arsitektur dan vernakularitas di Indonesia. Kelas ini merupakan hasil kerjasama dari Jaringan Arsip Arsitektur Indonesia bersama OMAH Library, dan penjelajah-penjelajah yang mengarungi belantara arsitektur di Indonesia.


This class tries to explore ways to fight for belief and love for architecture, starting from the discourse that everyone is unique and has their spesific problems, or “struggle for life”. Therefore, every individual innovates with strategies and tactics by contributing to the surrounding ecosystem.


Di dalam “Hermit of Architecture”, ada setidaknya 5 cara hermits yang dapat dipelajari yang diturunkan dari filosofi Nicomachean-Aristoteles, seperti Nous (kearifan intelektual), Techne (kearifan teknikal), Phronesis (kearifan taktikal), Episteme (wawasan pengetahuan), dan Sophia (kecintaan dan refleksi).


Tua-Tua Keladi (The Old Mind) adalah sebuah program dari OMAH Library berupa wadah perkenalan mengenai diskursus yang digerakkan oleh orang-orang yang akan membawa perubahan sosial.


OMAH Library mengadakan acara kelas Wacana Arsitektur “Do and Don’t” bersama tujuh narasumber terkait dengan filosofi, sejarah, teori, kritik, kurasi, cara bercerita, dan menulis.


Kelas Wacana Omah Library yang kedua setelah seri Do dan Don’t ini bertujuan untuk mendapatkan stimulus wacana yang terjadi di dalam sisi pribadi, proses pembuatan karya dan sisi eksternal yang terjadi di dalam kota.


Di antara permutasi dari kemungkinan variasi metode yang ada, kuliah ini merupakan salah satu bentuk sebuah metode melawan strukturnya pemikirannya sendiri, untuk kemudian mempertanyakan, menjawab pertanyaan sendiri, lalu mendapatkan metode yang baru.


Kelas ini akan membahas satu-persatu perjalanan arsitektur mulai dari modernism, postmodernism, regionalism hingga refleksi yang akan dibawakan oleh pembicara-pembicara yang tentunya seru dan menarik.


Setiap arsitek mengalami sisi – sisi yang melelahkan di dalam proses berkreasi. Ia terlibat di dalam kerja komunal ataupun kerja yang sendiri dan retrospektif. Ia akan dilatih untuk peka terhadang gambar yang berisikan ruang, bentuk dan tatanan.










