Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah berperan dalam terselenggaranya rangkaian acara 99% Abstraksi. Acara ini terwujud berkat kolaborasi bersama IAI, ITB, dan Yayasan Eko Agus Prawoto (YEAP), yang digelar di tiga kota—Bandung, Yogyakarta, dan Jakarta—sebagai ruang berbagi gagasan, ingatan, dan refleksi atas pemikiran Eko Prawoto.
Di tiga kota ini, para penanggap hadir untuk membagikan kisah juga kesan terhadap buku The Voice of the Village: Eko Prawoto. Pemikiran Pak Eko Prawoto dibaca ulang, tidak untuk dibakukan, melainkan untuk terus dipertanyakan dan diteruskan. Yang tersisa bukan sekadar rangkuman karya, tetapi jejak sikap: keberpihakan pada manusia, kepekaan pada konteks, dan kesetiaan pada proses. Harapannya, semangat Pak Eko Prawoto bisa terus hidup dalam cara kita belajar, bersikap, dan mempraktikkan arsitektur dengan rendah hati dan manusiawi.
OMAH Library menerima kiriman buku dari Kak Aji — datang dengan cara yang unik dan berkesan. Di dalam bingkisannya yang terbungkus rapi, terselip sebuah surat singkat yang ditulis dengan sederhana: “berikut buku bekas yang masih layak untuk dibaca, terima kasih.” Kalimat yang singkat, namun terasa sangat tulus. Tidak panjang, tidak…
#kelasOMAH Halo teman-teman Restless Spirit! kami di OMAH Library sangat bersyukur bisa terus tumbuh dan belajar bersama kalian sepanjang tahun ini. Saat ini, OMAH Library memiliki beberapa seri kelas seperti Dara(h) Muda, Bittersweet Memories in Design Experience, Arsitek(tur) Mumpuni, Perjalanan Mengenal Indonesia dan berbagai seri kelas lainnya. Berikut beberapa update…
February 19th, we had the opportunity to meet Wang Sien from Taiwan. With a background in graphic design and involvement in publications, she visited several places as part of her inquiry. During the tour, she was very attentive—taking notes, observing, and asking detailed questions about design, craftsmanship, and the relationship…