02 Lobo Ngata Toro – Sulawesi Tengah

Bangunan Lobo Ngata Toro adalah hasil daripada pemikiran-pemikiran orang tua untuk mendirikan tempat bermusyawarah. “Kalau tidak ada Lobo, bagaimana cara adat itu menemukan satu ketentuan-ketentuan yang menjadi dasar hidup manusia, sebagai pembimbing, sebagai pembina dalam berkehidupan?”, Seperti itulah masyarakat adat ngata toro memaknai Lobo. Sehingga disimpulkan bahwa tujuan berdirinya Lobo ialah tempat berlangsungnya adat, tempatContinue reading “02 Lobo Ngata Toro – Sulawesi Tengah”

01 Rumah Radakng – Kalimantan Barat

Rumah Radakng merupakan rumah tinggal bagi sebagian besar masyarakat suku Kanayatn di Kalimantan Barat. Rumah ini memiliki panjang 183 meter dengan 35 bilik dimana masing – masing bilik ditempati oleh 1 keluarga. Bentuk memanjang rumah ini terjadi secara bertahap dimana pada awalnya hanya ada 3 unit yang akhirnya berkembang seiring bertambahnya jumlah keluarga. Beberapa kelasContinue reading “01 Rumah Radakng – Kalimantan Barat”

Kritisisme | Ep. 3 Kritik Arsitektur – Indah Widiastuti

Kritik pada dasarnya adalah sebuah perbincangan. Di mana ada perbincangan, di situ akan ada kritik. Karya arsitektur pun hadir karena ia diperbincangkan, ditransmisikan dari satu subyek ke subyek lain, bagaimana kata-kata bertuah. Kata-kata bisa jadi mantra, bisa jadi kutukan, bisa juga jadi berita, dan yang paling bijak seharusnya kata-kata itu adil. Jadi kritik yang baikContinue reading “Kritisisme | Ep. 3 Kritik Arsitektur – Indah Widiastuti”

Kritisisme | Ep. 2 Sejarah dan Kritisisme – Robin Hartanto

Sejarah adalah sesuatu yang rumit, maka ia bersifat terbuka. Tiap orang bisa memahami dengan pemahaman yang berbeda-beda, dengan pembuktian melalui teks, dokumentasi, dan sebagainya. Kalimat di atas, “the past is a foreign country,” mengumpamakan masa lalu sebagai negara yang asing, di mana untuk mencoba memahaminya, kita perlu mempelajari bahasanya, orang-orangnya, dan dengan upaya itupun, kitaContinue reading “Kritisisme | Ep. 2 Sejarah dan Kritisisme – Robin Hartanto”

Kritisisme | Ep. 1 Teori Dalam Kritisme – Undi Gunawan

Teori dalam bahasa Yunani adalah melihat. Sehingga fungsi teori dapat dikatakan sebagai perangkat untuk menjelaskan sesuatu.Meski demikian, perangkat ini bergantung pada sudut pandang, “alat” untuk memandang. Lantas kondisi saat memandang (baik kondisi si pemandang maupun kondisi di sekeliling si pemandang) sangat mempengaruhi bagaimana si pemandang melihat sesuatu. Sebagai contoh, Nanda memperumpamakan dalam tangkapan layar untukContinue reading “Kritisisme | Ep. 1 Teori Dalam Kritisme – Undi Gunawan”

Story of Style | Ep. 4 Refleksi – M. Cahyo Novianto & I Nyoman Gede Mahaputra

7. Spekulasi Jengki Perjalanan arsitektur modern Indonesia pasca-kemerdekaan salah satunya ditandai dengan kehadiran langgam Arsitektur Jengki yang dalam banyak tulisan disebutkan dimulai sejak tahun 1950an, kemudian menjadi populer pada periode 1960-1970an, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya. Arsitektur bukan fenomena tunggal, tetapi niscaya juga berdampingan dengan realitas lain yang ada, termasukContinue reading “Story of Style | Ep. 4 Refleksi – M. Cahyo Novianto & I Nyoman Gede Mahaputra”

Story of Style | Ep. 3 Regionalisme – M. Cahyo Novianto & Altrerosje A. Ngaswoto

5. Spekulasi Konstruksi Kayu Rangkaian konstruksi kayu pada arsitektur masyarakat tradisi yang masih bisa dijumpai hingga kini ataupun yang sudah punah (namun sudah terdokumentasi) merupakan bagian terapan dari ilmu statika bangunan yang universal, dibalik keunikan dan perbedaan dari cara-cara menerapkannya serta wujud tampilan rinupa arsitekturnya. Di balik penyematan ‘Keberagaman-Kekhasan’ pada rinupa tradisi arsitektur kayu dariContinue reading “Story of Style | Ep. 3 Regionalisme – M. Cahyo Novianto & Altrerosje A. Ngaswoto”

Story of Style | Ep. 2 Posmodernisme – Eka Swadiansa & Altrerosje A. Ngaswoto

3. Oksidental Posmodern Manusia menciptakan sejarah sebagai penanda zamannya; dan peradaban demi peradaban menuliskan narasi sejarahnya masing-masing hingga tiba era merkantilisme yang segera disusul oleh kolonialisme dan imperialisme (atau era globalisasi 1.0?). Tumbukan budaya bagi pribumi di ‘dunia baru’ (Amerika/Australia) berakhir dengan genosida yang nyaris menghapus keseluruhan peradaban mereka dari muka bumi. Pun demikian, apaContinue reading “Story of Style | Ep. 2 Posmodernisme – Eka Swadiansa & Altrerosje A. Ngaswoto”

Story of Style | Ep. 1 Modernisme – Eka Swadiansa & I Nyoman Gede Mahaputra

1. Oksidental Modern Manusia menciptakan sejarah sebagai penanda zamannya; dan di ranah arsitektur, style menjadi penanda dari berubahnya konsensus arah pandang sebuah zaman. Seperti halnya histografi peradaban, sejak zaman kuno ilmu arsitektur pun berkembang secara paralel di berbagai belahan dunia dan menghasilkan style- style regional yang amat beragam. Revolusi industri kemudian mendatangkan konflik intra-territorial pertamaContinue reading “Story of Style | Ep. 1 Modernisme – Eka Swadiansa & I Nyoman Gede Mahaputra”

Wacana Nusantara | Ep.11 Refleksi – Johannes Adiyanto

Nusantara bagaikan air danau yang jernih ditempat yang sepi dan sunyi namun penuh dengan kesegaran alam. Air danau yang tenang karena dalam, jernih karena tanpa polusi pikiran dan kehendak-kehendak kotor. Air danau yang mencerminkan segala tingkah laku kita. Air danau yang menyerap dan memantulkan apa yang kita pikir dan kerjakan..Kita tidak dapat bercermin pada sungaiContinue reading “Wacana Nusantara | Ep.11 Refleksi – Johannes Adiyanto”