Refleksi

7.Spekulasi Jengki

Perjalanan arsitektur modern Indonesia pasca-kemerdekaan salah satunya ditandai dengan kehadiran langgam Arsitektur Jengki yang dalam banyak tulisan disebutkan dimulai sejak tahun 1950an, kemudian menjadi populer pada periode 1960-1970an, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya.

Arsitektur bukan fenomena tunggal, tetapi niscaya juga berdampingan dengan realitas lain yang ada, termasuk dalam hal ini adalah kehadiran Arsitektur Jengki di Indonesia kala itu. Secara struktural, semua hal yang muncul pada masa tersebut tentu memiliki semangat zaman (zeitgeist) yang serupa, yang paralel, meskipun tidak seratus persen sama.

8. Dari Bali untuk Dunia

Keberhasilan arsitektur Bali, jika bisa kita menyebutnya demikian, terlihat tidak hanya di wilayah pulau sebelah timur Jawa ini saja tetapi meluas hingga ke kawasan Pasifik. Pada kawasan tropis sepanjang khatulistiwa, banyak resort, vila, hotel, hingga rumah tinggal besar mengadopsi Bali Style. Di rak-rak toko buku bandara internasional dengan mudah kita jumpai buku-buku arsitekur dalam kategori ‘coffee table’ dengan title yang mengandung kata ‘Bali’.

Pemerintah tak mau ketinggalan dengan melakukan studi-studi berbiaya besar dengan bantuan tenaga akademisi untuk menelusuri nilai-nilai lokalitas dalam arsitektur Bali. Gedung-gedung pemerintahan diwajibkan untuk dibangun dengan ‘gaya’ arsitektur lokal. Peraturan-peraturan untuk menjaga agar lingkung-bina di Bali tetap memiliki nafas lokal disusun. Upaya membangun identitas diformalkan, tidak lagi merupakan akibat dari kehidupan yang apa adanya.



Testimoni Peserta

Sangat menarik dan pembicaranya top
Ahmad Fahmi Cherid

Terima kasih atas pencerahannya terkait arsitektur jengki dan bali untuk kedua pemateri
Eko Adityawan T. Zees

Omah ini webinar terfav, semua materi yg disampaikan di setiap webinar selalu berbobot dan ngasih banyak insight. Terima kasih sudah mengadakan webinar yg bermanfaat ini, semoga selalu diadakan webinar2 sejenis kedepannya
Kadek Tika Wulantari

Mohammad Cahyo Novianto

Mohammad Cahyo Novianto yang biasa dipanggil dengan ‘MADcahyo’, adalah arsitek yang berpraktek sejak 1999 dan terlibat dalam berbagai studi dan aktivitas tentang arsitektur dan urbanisme. la sudah terlibat pada sekitar 75 proyek arsitektur dengan skala beragam sambil tetap memberikan kuliah dan presentasi tentang arsitektur di beberapa universitas, seminar dan banyak forum diskusi. Cahyo juga melakukanContinue reading “Mohammad Cahyo Novianto”

I Nyoman Gede Mahaputra

I Nyoman Gede Maha Putra merupakan dosen dan periset di Program Studi Arsitektur Universitas Warmadewa, Bali. Lulus dari S1 Arsitektur Universitas Udayana, Denpasar dan menyelesaikan pendidikan S2 Urban Planning di Erasmus University, Netherland. Kemudian menyelesaikan S3 Urban Design di Oxford Brookes University, UK. Pernah bekerja sebagai praktisi di Cipta Mandala dan Nusa Consulindo Design. SaatContinue reading “I Nyoman Gede Mahaputra”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s