Perjalanan mengenal Indonesia ibarat seperti perjalanan dini hari mendaki ke puncak gunung, menjelajah malam, bersama-sama menuju puncak. Perjalanan itu panjang dan rasanya tidak kunjung selesai. Itulah rasanya ketika berjuang mengenali diri dan berupaya mengalahkan ego kita. Perjalanan itu identik dengan ke-Bhinneka-an dan ke-Tunggal-Ika-an. Kebhinnekaan berarti keberagaman yang terjadi di arsitektur Indonesia di dalam rentang waktuContinue reading “(Seri Buku) Perjalanan Mengenal Arsitektur Indonesia & Dunia”
Author Archives: omahlibrary
Adik Kami di Lantai Bawah
Di lantai paling bawah rumah ini tinggal adik kami. Namanya OMAH, sebuah perpustakaan. Kami menyebutnya adik bukan untuk lucu-lucuan: ia memang lahir belakangan dari studio ini, tumbuh menumpang di ruang-ruang kami, dan seperti semua adik, ia dibesarkan ramai-ramai. Rak-rak bukunya kami desain dengan satu keputusan yang mungkin terdengar aneh untuk sebuah perpustakaan: supaya orang dudukContinue reading “Adik Kami di Lantai Bawah”
(Seri Buku) Arsitek(tur) Mumpuni Indonesia
Pergerakan arsitektur di Indonesia salah satunya tumbuh karena perjuangan dan konsistensi arsitek-arsitek yang kami sebut “Mumpuni”. Arsitek mumpuni diwarnai dengan perjuangan yang konsisten dalam membangun ekosistem arsitektur, dan terus menggelorakan kecintaan mereka, bahwa mereka perlu berkontribusi untuk arsitektur. Mereka adalah orang-orang yang selama ini konsisten merajut arsitektur Indonesia. Seringkali orang-orang tersebut menjadi titik kembali bagiContinue reading “(Seri Buku) Arsitek(tur) Mumpuni Indonesia”
Arti Mumpuni
Ada malam-malam di OMAH yang berakhir jauh lewat tengah malam. Salah satunya kami ingat betul, seorang guru kami duduk berdiskusi dengan anak-anak muda sampai jam 1 pagi. Tidak ada hitungan waktu, atau materi yang menahannya di situ, tidak ada kewajiban, tidak ada acara yang belum selesai. Ia bertahan karena percakapannya belum selesai. Kami yang seharusnyaContinue reading “Arti Mumpuni”
Bittersweet Memories In Design Experience | 68. Anton Siura
Di tengah pesatnya urbanisasi, hilangnya keanekaragaman hayati, dan tantangan perubahan iklim, membangun lanskap tidak lagi sekadar urusan estetika. Ia adalah upaya merajut ketahanan. Menjaga kesadaran itu bukanlah proses yang singkat, dan bagi Anton Siura, hal tersebut telah menjadi perjalanan profesionalnya selama lebih dari dua dekade. Dalam kultur industri yang sering kali mendesak efisiensi, komitmen padaContinue reading “Bittersweet Memories In Design Experience | 68. Anton Siura”
Rumah Bosar: Karya Arsitektur Kayu Dayak Pesaguan
Rumah Bosar Mandiangin merupakan salah satu bentuk arsitektur Dayak Pesaguan yang tidak hanya hadir sebagai bangunan, tetapi sebagai pengetahuan yang hidup dan diwariskan lintas generasi. Selama lebih dari satu abad, bangunan ini mengalami perpindahan, pembongkaran, dan perakitan ulang, namun tetap mempertahankan sistem arsitektur serta praktik ketukangan yang menyertainya. Buku ini mengajak pembaca memahami Rumah BosarContinue reading “Rumah Bosar: Karya Arsitektur Kayu Dayak Pesaguan”
Book Launching | Rumah Bosar, Karya Arsitektur Kayu Dayak Pesaguan
Dengan penuh sukacita, Jaringan Arsip Arsitektur Indonesia bersama OMAH Library mempersembahkan buku terbaru yang lahir dari ikhtiar panjang untuk mendokumentasikan, merawat, dan melestarikan khazanah arsitektur Nusantara sebagai warisan pengetahuan bagi generasi kini dan mendatang. Gagasan mengenai ruang, material, dan tektonika ini pertama kali dipaparkan secara lisan dalam forum PMI #20 pada 2022. Empat tahun kemudian, percakapan tersebutContinue reading “Book Launching | Rumah Bosar, Karya Arsitektur Kayu Dayak Pesaguan”
Yang Tidak di Balik Meja
Tidak semua orang di studio kami bekerja di balik meja. Sebagian pekerjaan justru menuntut orang terus bergerak. Tim yang mengurus pengecekan lapangan, misalnya, lebih banyak berada di tapak daripada di ruang kerja. Tim yang memikirkan strategi berpindah dari satu pertemuan ke pertemuan lain. Mereka bekerja dengan laptop di tangan, dari mana saja mereka berada, danContinue reading “Yang Tidak di Balik Meja”
Memberi Alamat pada Buku
Ada satu pekerjaan di perpustakaan ini yang hampir tidak pernah difoto: mengkatalog. Duduk berjam-jam di depan tumpukan buku, mengangkat satu demi satu, mencatat judul, penulis, penerbit, tahun, lalu memberinya nomor dan tempat di rak. Pekerjaan yang pelan, berulang, dan tidak akan pernah muncul di halaman mana pun sebagai prestasi. Kami mengerjakannya dengan sumber daya yangContinue reading “Memberi Alamat pada Buku”
PMI #41 – Rumah Bosar Mandiangin dan Pusparagam Tektonika Arsitektur Kayu Kalimantan – Yoris Mangenda, Sheila Nurfajrina, M. Cahyo Novianto
#kelasomah Halo teman-teman semua, Perjalanan Mengenal Indonesia (PMI) kembali berlanjut melalui seri #41. Dua seri PMI ke depan akan dibawakan dalam tema Tektonika Kayu untuk Arsitektur Kayu Masa Depan. Seri pertama ini akan diwarnai arsitektur dari Kalimantan. Kalimantan menyimpan pusparagam pengetahuan arsitektur kayu yang terbentuk dari pengalaman panjang masyarakat dalam berhadapan dengan material, iklim, lingkungan,Continue reading “PMI #41 – Rumah Bosar Mandiangin dan Pusparagam Tektonika Arsitektur Kayu Kalimantan – Yoris Mangenda, Sheila Nurfajrina, M. Cahyo Novianto”
