Tamu-tamu kami biasanya mendongak, membaca struktur, atap, dan tapak. Tamu pekan ini justru menunduk dan mendekat, meraba tekstur, mengukur suasana, dan bertanya tentang sambungan. Setelah bertahun-tahun menerima kunjungan mahasiswa arsitektur, untuk pertama kalinya Guha dikunjungi kawan-kawan dari jurusan interior, rombongan Universitas Mercu Buana yang datang dalam rangka acara tahunan mereka, Interior Design Week. Hanifah, pemanduContinue reading “Experiencing – HIMA Interior Mercu Buana”
Tag Archives: life
Book Donation – Edward dan Keluarga
Setiap keluarga memiliki cara yang berbeda untuk mewariskan sesuatu. Ada yang mewariskan rumah, ada yang mewariskan cerita, dan ada pula yang tanpa disadari mewariskan kebiasaan membaca. Seiring waktu, kebiasaan itu perlahan memenuhi rak-rak rumah, hingga akhirnya menjadi jejak perjalanan sebuah keluarga lintas generasi. Barangkali, kebiasaan membaca memang bekerja dengan cara yang begitu pelan. Ia tidakContinue reading “Book Donation – Edward dan Keluarga”
Experiencing – Nia & Dylan
Tamu-tamu kami kali ini pulang dengan menghafal nama-nama baru, Bogor, Bantul, Tamsir, dan Jambon. Bukan nama-nama tempat, melainkan nama para penghuni mini zoo kami. Experiencing Guha kali ini kedatangan Nia dan Dylan, dan perjalanannya sampai naik ke Sky Office di puncak bangunan. Nia, seorang karyawan swasta, ternyata paling betah di dua tempat, mini zoo denganContinue reading “Experiencing – Nia & Dylan”
Experiencing – AMOGHASIDA “UNDIP”
Sekolah yang besar tidak hanya dikenang karena gedung dan kurikulumnya, ia dikenang karena alumninya, orang-orang yang setelah lulus berbalik badan dan membuka jalan bagi adik-adiknya. Pekan ini kami diingatkan pada hal itu, sebab yang datang berkunjung bukan tamu asing. Rombongan AMOGHASIDA yang terdiri dari 102 mahasiswa dan dosen Universitas Diponegoro tiba di Guha, dan iniContinue reading “Experiencing – AMOGHASIDA “UNDIP””
Naik dan Berputar
Ada kuil-kuil yang menuntut kita mendaki. Di Fushimi Inari, di Kyoto, ribuan gerbang merah menuntun orang naik melewati lereng gunung, satu gerbang demi satu gerbang, tangga demi tangga, sampai ke puncak. Yang menarik, ketika akhirnya sampai di atas, sering tidak ada apa-apa di sana yang megah. Hanya pepohonan, keheningan, dan langit. Orang-orang yang pernah keContinue reading “Naik dan Berputar”
Meja yang Satu Lagi
Ada satu hal yang selalu membuat kami tersenyum setiap kali membaca surat-surat perpisahan anak magang di studio ini. Surat itu seharusnya berisi pelajaran arsitektur: gambar kerja, konsep, kunjungan lapangan. Dan memang berisi itu semua. Tetapi hampir di setiap surat, di sela-sela ucapan terima kasih untuk para mentor, satu nama lain terus muncul, disebut dengan sayangContinue reading “Meja yang Satu Lagi”
Keluarga Bogor
Suatu hari kami rapat di Bogor, membicarakan salah satu pasar di sana. Rapatnya berjalan seperti rapat biasa. Yang tidak biasa adalah oleh-olehnya: pulang dari sana, kami diberi seekor kambing Nigerian Dwarf. Kambing itu kami beri nama Bogor, sesuai kota tempat ia datang. Dan karena di lahan sesempit ini halaman adalah barang mewah, kandangnya kami buatkanContinue reading “Keluarga Bogor”
Dua Kata di Punggung Buku
Kalau ada yang bertanya untuk siapa sebenarnya perpustakaan ini ada, jawabannya tidak perlu kami karang panjang-panjang. Ia sudah tercetak di punggung buku-buku yang kami terbitkan sendiri. Lihatlah judul-judulnya: Filsafat Arsitektur untuk Mahasiswa. Teori Arsitektur untuk Mahasiswa. Cara Menulis Sejarah Arsitektur untuk Mahasiswa. Buku demi buku, dua kata yang sama terus kembali di ujung judulnya, sepertiContinue reading “Dua Kata di Punggung Buku”
Experiencing – Dewi dan Keluarga
Satu keluarga, satu rumah, empat cara memakainya. Pekan ini @Guhatheguild kedatangan Dewi dan keluarga, dan kami diingatkan satu hal, di dalam keluarga selalu ada banyak perbedaan, dan perbedaan itu tidak selalu perlu didamaikan, ia cukup diberi ruang, dan begitu diberi ruang, ia justru menyatukan. Dewi, seorang ibu rumah tangga, menemukan ketenangan, katanya tempat ini menarik,Continue reading “Experiencing – Dewi dan Keluarga”
Experiencing – Syaukat Zidane, Ainun, Aya, Ridwan, Aswin, Ryan Hidayat, Dimas & Shifa
Sekolah arsitektur dunia mengenal dua tradisi besar. Bauhaus mewariskan tradisi rasional, bengkel dan industri, bentuk yang lahir dari fungsi dan logika. Beaux-Arts mewariskan tradisi visual yang monumental, komposisi agung yang dilatih bertahun-tahun. Dan di Nusantara sesungguhnya ada tradisi ketiga yang jarang disebut di buku teks, padepokan, tempat eksperimen, rasionalitas, dan pendekatan bentuk hidup bersama satuContinue reading “Experiencing – Syaukat Zidane, Ainun, Aya, Ridwan, Aswin, Ryan Hidayat, Dimas & Shifa”
