29 Juli lalu, sebuah kiriman buku diletakkan dengan tenang di depan pintu Guha. Kehadirannya kembali memperkaya cerita yang ada di balik setiap buku yang ada di rak-rak kami. Ketika kami menghubunginya, Kak Carissa membagikan sebuah pesan yang manis. “Saya ingin bukunya bisa dipergunakan dengan baik, Karena pas saya masih memiliki bukunya, saya jaga dengan baik.Continue reading “Book Donation – Carissa”
Category Archives: OMAH Updates
Yang Tidak Bisa Kita Perintah
Di Guha ada pohon-pohon, dan ada hewan. Marmut, kelinci, kambing. Mereka bukan sekadar penghuni tambahan, lama-lama kami sadar mereka bagian dari cara tempat ini menjaga kewarasan orang-orang di dalamnya. Ada sesuatu yang menenangkan dari memegang, atau sekadar berada di dekat, makhluk yang hidup. Banyak orang bilang itu pelepas stres, dan memang begitu terasanya. Tetapi kalauContinue reading “Yang Tidak Bisa Kita Perintah”
Rak yang tidak menghalangi
Orang yang datang ke OMAH mungkin mengira rak-rak buku di sana disusun sekadar untuk menampung sebanyak mungkin buku. Sebenarnya tidak. Susunan rak di sini kami pikirkan cukup lama, karena ternyata cara menata rak buku punya ilmunya sendiri, dan ilmu itu bukan tentang kapasitas, melainkan tentang bagaimana orang melihat dan bergerak. Persoalan utamanya adalah ruangnya kecil.Continue reading “Rak yang tidak menghalangi”
Experiencing – Meggiy Saputra
Kita sering mengira identitas adalah sesuatu yang utuh. Padahal, sebagian besar dari kita justru dibentuk oleh banyak hal yang datang dari tempat-tempat yang berbeda. Ada yang mewarisi bahasa dari satu kota, kebiasaan dari kota lain, cara berpikir dari tempat ia belajar, lalu perlahan menjadi seseorang yang tidak lagi dapat dijelaskan hanya oleh satu asal. Barangkali,Continue reading “Experiencing – Meggiy Saputra”
Adik Kami di Lantai Bawah
Di lantai paling bawah rumah ini tinggal adik kami. Namanya OMAH, sebuah perpustakaan. Kami menyebutnya adik bukan untuk lucu-lucuan: ia memang lahir belakangan dari studio ini, tumbuh menumpang di ruang-ruang kami, dan seperti semua adik, ia dibesarkan ramai-ramai. Rak-rak bukunya kami desain dengan satu keputusan yang mungkin terdengar aneh untuk sebuah perpustakaan: supaya orang dudukContinue reading “Adik Kami di Lantai Bawah”
Adik Kami di Lantai Bawah
Di lantai paling bawah rumah ini tinggal adik kami. Namanya OMAH, sebuah perpustakaan. Kami menyebutnya adik bukan untuk lucu-lucuan: ia memang lahir belakangan dari studio ini, tumbuh menumpang di ruang-ruang kami, dan seperti semua adik, ia dibesarkan ramai-ramai. Rak-rak bukunya kami desain dengan satu keputusan yang mungkin terdengar aneh untuk sebuah perpustakaan: supaya orang dudukContinue reading “Adik Kami di Lantai Bawah”
Arti Mumpuni
Ada malam-malam di OMAH yang berakhir jauh lewat tengah malam. Salah satunya kami ingat betul, seorang guru kami duduk berdiskusi dengan anak-anak muda sampai jam 1 pagi. Tidak ada hitungan waktu, atau materi yang menahannya di situ, tidak ada kewajiban, tidak ada acara yang belum selesai. Ia bertahan karena percakapannya belum selesai. Kami yang seharusnyaContinue reading “Arti Mumpuni”
Experiencing – Novita & Ellerie, Ria & James
Ada kalanya, keajaiban sebuah ruang tidak terletak pada seberapa megah bentuk visualnya, melainkan pada kemampuannya untuk menjadi saksi atas perjumpaan-perjumpaan yang tidak direncanakan. Experiencing Guha kali ini mempertemukan dua keluarga yang sebelumnya tidak saling mengenal: Kak Ria bersama putranya James, dan Kak Novita bersama si kecil Elleri. Tanpa direncanakan, perjumpaan ini menumbuhkan kehangatan yang mengalirContinue reading “Experiencing – Novita & Ellerie, Ria & James”
Bittersweet Memories In Design Experience | 68. Anton Siura
Di tengah pesatnya urbanisasi, hilangnya keanekaragaman hayati, dan tantangan perubahan iklim, membangun lanskap tidak lagi sekadar urusan estetika. Ia adalah upaya merajut ketahanan. Menjaga kesadaran itu bukanlah proses yang singkat, dan bagi Anton Siura, hal tersebut telah menjadi perjalanan profesionalnya selama lebih dari dua dekade. Dalam kultur industri yang sering kali mendesak efisiensi, komitmen padaContinue reading “Bittersweet Memories In Design Experience | 68. Anton Siura”
Book Launching | Rumah Bosar, Karya Arsitektur Kayu Dayak Pesaguan
Dengan penuh sukacita, Jaringan Arsip Arsitektur Indonesia bersama OMAH Library mempersembahkan buku terbaru yang lahir dari ikhtiar panjang untuk mendokumentasikan, merawat, dan melestarikan khazanah arsitektur Nusantara sebagai warisan pengetahuan bagi generasi kini dan mendatang. Gagasan mengenai ruang, material, dan tektonika ini pertama kali dipaparkan secara lisan dalam forum PMI #20 pada 2022. Empat tahun kemudian, percakapan tersebutContinue reading “Book Launching | Rumah Bosar, Karya Arsitektur Kayu Dayak Pesaguan”
