Experiencing – Novita & Ellerie, Ria & James

Ada kalanya, keajaiban sebuah ruang tidak terletak pada seberapa megah bentuknya, melainkan pada kemampuannya menjadi saksi perjumpaan yang tidak direncanakan.

Experiencing Guha kali ini mempertemukan dua keluarga yang sebelumnya tidak saling mengenal, Kak Ria bersama putranya James, serta Kak Novita bersama si kecil Elleri. Para suami menunggu di perpustakaan, anak-anak berlarian, sementara para ibu larut dalam percakapan.

Bagi James yang kritis dan Elleri yang tak kehabisan energi, Guha seketika berubah menjadi arena bermain. Mereka memainkan piano drum, bermain catur, hingga berlarian penuh tawa memberi makan hewan. Meski berbeda usia, keduanya terhubung satu bahasa universal: rasa ingin tahu. Elleri begitu antusias menjelajahi rooftop, sementara James menikmati mini zoo. Dari mereka, kami belajar bahwa ruang yang membebaskan akan selalu menemukan cara untuk membuat anak-anak saling terhubung.

Sementara itu, Kak Novita dan Kak Ria berbagi cerita tentang pendidikan anak, hingga pentingnya memberi anak kesempatan untuk mencoba banyak hal dan bebas bereksplorasi.

Ruang yang mereka susuri ini dibaca dengan cara berbeda. Kak Novita (@ellerideen) merasakan bagaimana detail-detail di setiap ruangan merangsang otaknya untuk terus aktif berpikir. Kak Ria, melihatnya dari kacamata kenyamanan. Pengalaman pribadinya yang pernah berpindah rumah demi menghindari panasnya dinding yang menghadap barat membuatnya sangat peka terhadap kondisi termal bangunan, membuatnya melihat bagaimana visi arsitektur dapat diterapkan hingga ke detail kecil.

Di akhir kunjungan, Elleri merangkum semuanya dengan menggemaska, “Seru banget. Paling suka kasih makan kambing.” sementara James pun berkata, “Seru, aku suka mini zoo.”

Terima kasih Kak Ria, Kak Novita, dan keluarga yang telah menghidupkan rumah ini dengan tawa dan percakapan. “Semoga tempat ini terus jadi berkat,” pesan Kak Ria sebelum pulang.

Sebuah pengingat manis bagi kami, bahwa bangunan yang hidup adalah yang mampu menjadi latar belakang bagi pertemanan baru, pertukaran pikiran, dan rasa ingin tahu yang tumbuh di antara orang-orang yang dipertemukan di dalamnya. Sampai bertemu di penjelajahan berikutnya.

#ExperiencingGuha #OMAHLibrary #LearningThroughSpace #GuhaTheGuild
(rs, hs, fm)


Informasi OMAH Events lainnya di bawah ini:

Bittersweet Memories In Design Experience | 68. Anton Siura

Di tengah pesatnya urbanisasi, hilangnya keanekaragaman hayati, dan tantangan perubahan iklim, membangun lanskap tidak lagi sekadar urusan estetika. Ia adalah upaya merajut ketahanan. Menjaga kesadaran itu bukanlah proses yang singkat, dan bagi Anton Siura, hal tersebut telah menjadi perjalanan profesionalnya selama lebih dari dua dekade. Dalam kultur industri yang sering…

Book Launching | Rumah Bosar, Karya Arsitektur Kayu Dayak Pesaguan

Dengan penuh sukacita, Jaringan Arsip Arsitektur Indonesia bersama OMAH Library mempersembahkan buku terbaru yang lahir dari ikhtiar panjang untuk mendokumentasikan, merawat, dan melestarikan khazanah arsitektur Nusantara sebagai warisan pengetahuan bagi generasi kini dan mendatang. Gagasan mengenai ruang, material, dan tektonika ini pertama kali dipaparkan secara lisan dalam forum PMI #20 pada 2022.…

Event | OMAH Library Upcoming Event 2026

#kelasOMAH Halo teman-teman Restless Spirit! kami di OMAH Library sangat bersyukur bisa terus tumbuh dan belajar bersama kalian sepanjang tahun ini. Saat ini, OMAH Library memiliki beberapa seri kelas seperti Dara(h) Muda, Bittersweet Memories in Design Experience, Arsitek(tur) Mumpuni, Perjalanan Mengenal Indonesia, bedah buku dan berbagai seri kelas lainnya. Berikut…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Published by Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Leave a Reply

Discover more from OMAH Library

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading