18 Ekspedisi Tanju Tanjung Arsitektur : Astana Al-Nursari & Masjid Kyai Gede

Astana Al-Nursari merupakan kompleks istana yang dibangun pada tahun 1867 M dan terletak di Desa Kotawaringin Hilir, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Astana Al-Nursari bukan bangunan pusat kerajaan atau kediaman sultan, melainkan kediaman keturunan Sultan Kerajaan Kotawaringin dan bangsawan yang masih menetap setelah pusat kerajaan berpindah dari Kotawaringin Lama ke Pangkalan Bun.Continue reading “18 Ekspedisi Tanju Tanjung Arsitektur : Astana Al-Nursari & Masjid Kyai Gede”

17 Ekspedisi Tanju Tanjung Arsitektur : Istana Mangkubumi

Istana Mangkubumi berada di Gang Durian, Kel. Raja, Kec. Arut Selatan (Pangkalan Bun) Kab. Kotawaringin Barat dan dapat diakses dengan kendaraan bermotor (sepeda motor dan mobil) dengan waktu tempuh ± 15 menit. Arsitektur rumah ini merupakan perpaduan antara arsitektur rumah betang, rumah adat Banjar, dan rumah limasan Jawa. Bangunan rumah ini terdiri dari pendopo/balai pertemuan,Continue reading “17 Ekspedisi Tanju Tanjung Arsitektur : Istana Mangkubumi”

16 Rumah Tradisional Melayu

Proses penyebaran suku Melayu di Kalimantan Barat diawali dengan adanya penyebaran agama Islam dari pusat Kerajaan Sambas dengan menyusuri Sungai Kapuas. Berdirinya Kesultanan Pontianak diprakarsai oleh Syarif Abdurrahman Alqadrie yang berlayar untuk mencari tempat permukiman baru. Pada tanggal 23 Oktober 1771 M, rombongan Abdurrahman Alqadrie berlabuh di tepian Sungai Kapuas, membangun surau yang kelak menjadiContinue reading “16 Rumah Tradisional Melayu”

15 Rumah Balok, Dayak Bidayuh, Bengkayang, Kalimantan Barat

Rumah Balok, Baluk, Balek, atau yang juga sering di generalisasi dengan sebutan Ponggo oleh masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, merupakan bangunan khas atau rumah adat dari kelompok Sub Suku Dayak Bidayuh yang sebarannya berada di wilayah administratif Kabupaten Bengkayang dan Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, dan bahkan sampai ke wilayah Serawak Malaysia. Bangunan iniContinue reading “15 Rumah Balok, Dayak Bidayuh, Bengkayang, Kalimantan Barat”

14 Nusa Ina Pulau Seram, Maluku

Pandangan pertama tampak dari dek kapal yang mengantarkan ekspeditor menuju ke dermaga untuk berlabuh, sebuah kawasan berdiri diatas lautan dengan bentuk vernakular lengkap dengan gambaran kehidupan maritimnya. Hingga sampai di dermaga, jalan setapak sebagai struktur kawasan membentang panjang ke arah daratan dengan material kayu ulin, menuntun melewati rumah – rumah warga. Berjalan menyusuri jalan setapakContinue reading “14 Nusa Ina Pulau Seram, Maluku”

Bittersweet Memories in Design Experience | 27. Willis Kusuma

Willis Kusuma received a Master of Architecture from the University of Florida, USA in 1998 and has also spent a semester in Universidad Autonoma de Yucatan, Mexico. He was awarded Outstanding Academic Achievement by the University of Florida. in 1997, his award winning Lifeguard Station prolect for South Beach was exhibited in Miami City Hall.Continue reading “Bittersweet Memories in Design Experience | 27. Willis Kusuma”

Bittersweet Memories in Design Experience | 25. Muhammad Sagitha

ArMS provides Architecture, Interior, Master Planning, Furniture and Design at all level and scales. ArMS is an abbreviation of Architect Muhammad Sagitha. ArMS combined innovative thinking and efficient solution as a new unique concept and evolve through the particular characteristics of each project. He has been awarded several awards and international publication along with hisContinue reading “Bittersweet Memories in Design Experience | 25. Muhammad Sagitha”

Bittersweet Memories in Design Experience | 24. Budiman Hendro Purnomo

Budiman Joined DCM on 1983 after graduate and took internship in Han Awal for 4 months. – On 1980, DCM has globalized its network with the idea to sustain with separate branch in order to survive regional recession. This lead to DCM Indonesia that directed by and only one man team lead by Budiman onContinue reading “Bittersweet Memories in Design Experience | 24. Budiman Hendro Purnomo”