Setiadi Sopandi saat ini aktif dalam riset, penerbitan, kurasi, dan pengarsipan sejak tahun 2007, dengan ketertarikan kepada modernisme, warisan arsitektur modern, dan duskursus seni dan arsitektur kontemporer di Indonesia dan Asia Tenggara – berafiliasi dengan modern Asian Architecture Network (mAAN) dan baru-baru ini dengan Proyek mASEANa. Ia adalah kurator dari Arsip F. Silaban, Bogor, danContinue reading “Setiadi Sopandi”
Author Archives: omahlibrary
M. Nanda Widyarta
M Nanda Widyarta saat ini adalah seorang mahasiswa program S3 di College of Built Environment, the University of New South Wales. Minatnya dalam hal riset terletak pada arsitektur modern di masa pasca-kemerdekaan. Walaupun saat ini masih berfokus pada kasus-kasus di Indonesia, tetapi ada juga ketertarikan—bahkan kebutuhan—untuk melakukan perbandingan dengan kasus-kasus di negara-negara lain.
Contextual Method | Ep. 2 Being Creative + Critical in Context – Eko Prawoto
Eko Prawoto menyebut desainnya biasa-biasa saja, tak ada yang istimewa, sederhana dan sesuai dengan lingkungannya di kehidupan sehari-hari.Menurut belaiau mendesain adalah proses menyalurkan niat dan tekad tentang mencari upaya pengejawantahan nilai (Tentang bagaimana gagasan-gagasan yang ideal atau dianggap penting diwujudkan melalui materi dalam suatu tempat), dengan kata lain Arsitektur tidaklah bebas, selain memilki relasi langsungContinue reading “Contextual Method | Ep. 2 Being Creative + Critical in Context – Eko Prawoto”
Abidin Kusno
Abidin Kusno adalah profesor di Faculty of Environmental Studies di York University, dan saat ini, ia adalah direktur Pusat Penelitian Asia York (YCAR). Sebelum kedatangannya di York, ia adlaah Ketua Penelitian Kanada di Urbanisme dan Budaya Asia di Institute for Asian Research di University of British Columbia. Minat penelitiannya meliputi kota-kota global, perkotaan/ pinggiran kota,Continue reading “Abidin Kusno”
Contextual Method | Ep. 1 Creativity in Village – Singgih Kartono
Terinspirasi oleh ramalan Alvin Toffler dalam bukunya “Future Shock”, Singgih memutuskan pulangkampung 2 tahun setelah menamatkan kuliah di Desain Produk ITB. Mimpi tinggal dan berkarya didesa namun terkoneksi secara internasional sungguh memikat. Dengan upaya yang keras dan tidak pantang menyerah, akhirnya Singgih mampu membuktikan bahwa ramalan tersebut benar, sekaligus membuktikan potensi desa yang luar biasa.Continue reading “Contextual Method | Ep. 1 Creativity in Village – Singgih Kartono”
Protected: Form | Ep.7 Meaning – Revianto B. Santosa
There is no excerpt because this is a protected post.
Seven Discourse of Do and Don’t | Ep. 7 Philosophy – Johannes Adiyanto
“Cogito Ergo Sum”—Rene Descartes ‘Jargon’ yang selalu membayangi pembahasan filsafat. Tapi apakah keberadaan seorang manusia hanya muncul saat dia berpikir? Tolak ukur manusia saat dia menggunakan otaknya? Bagaimana dengan organ lain seperti perasaan? Apakah otak rasional lebih tinggi dari pada perasaan hati? Sejumlah pertanyaan dapat dilontarkan dari sebuah kalimat pendek Descartes, dan itulah esensi dariContinue reading “Seven Discourse of Do and Don’t | Ep. 7 Philosophy – Johannes Adiyanto”
Seven Discourse of Do and Don’t | Ep. 6 Writing – Apurva Bose Dutta
The profession of architecture has become representative of the society we live in. Arguably the most public art that affects human psychology most profoundly, architecture also happens to be the least discussed. Everyone does care about architecture, but the lack of a common language to talk about the built environment renders the profession as lessContinue reading “Seven Discourse of Do and Don’t | Ep. 6 Writing – Apurva Bose Dutta”
13 Rampa Kapis, Kalimantan Selatan
Pandangan pertama tampak dari dek kapal yang mengantarkan ekspeditor menuju ke dermaga untuk berlabuh, sebuah kawasan berdiri diatas lautan dengan bentuk vernakular lengkap dengan gambaran kehidupan maritimnya. Hingga sampai di dermaga, jalan setapak sebagai struktur kawasan membentang panjang ke arah daratan dengan material kayu ulin, menuntun melewati rumah – rumah warga. Berjalan menyusuri jalan setapakContinue reading “13 Rampa Kapis, Kalimantan Selatan”
12 Arsitektur Tanimbar, Maluku Tenggara
Tanimbar Kei adalah sebuah desa sekaligus pulau yang terletak tepat pada gugus selatan Kepulauan Kei Kecil. Diapit oleh Laut Banda pada bagian barat dan Kepulauan Tanimbar pada bagian selatan. Pulau ini menampung sekitar 548 masyarakat di dalamnya. Tanimbar Kei dibagi dalam tiga wilayah secara kependudukan besar, yaitu Kampung Atas, Kampung Bawah, dan Kampung Mun. SalahContinue reading “12 Arsitektur Tanimbar, Maluku Tenggara”
