Book Donation – Kenneth

Ada buku-buku yang suatu hari selesai menemani satu rumah, tetapi bukan berarti selesai memberikan manfaat kepada orang lain.

Beberapa waktu lalu, Kak Kenneth datang langsung ke OMAH Library membawa sejumlah buku dari koleksi keluarganya. Kami sempat berbincang tentang buku-buku tersebut. Semuanya merupakan buku interior design yang pernah menemani proses belajar keluarganya. Buku-buku ini pun dirawat dengan begitu baik. Terlihat dari setiap sampulnya dilapisi satu per satu, menjaga setiap buku tetap rapi dan utuh.

Kini, ketika perjalanan buku-buku ini bersama pemiliknya telah selesai, Kak Kenneth memilih membawanya ke OMAH Library. Kini giliran kami untuk meneruskan perhatian itu, menjaga buku-bukunya, membuka akses terhadapnya, dan memberi kesempatan agar isinya kembali menemukan pembaca. Agar buku-buku yang masih begitu baik ini tidak hanya tersimpan, tetapi kembali dibuka dan dibaca.

Kak Kenneth menitipkan satu harapan, “Semoga bukunya bisa memberkati dan berguna bagi banyak orang.” Kalimat sederhana itu kembali mengingatkan kami bahwa sebuah buku bisa selesai menjadi milik seseorang, tetapi tidak selesai menjadi sesuatu yang berarti. Buku-buku ini hanya sedang memulai perjalanan yang lain, menemukan mata, pikiran, dan kehidupan yang baru.

Harapan itu mengingatkan kami pada perjalanan koleksi pribadi yang akhirnya menjadi bagian dari perpustakaan. Di University of Melbourne, perpustakaannya memiliki sejarah menerima koleksi pribadi dari masyarakat dan kolektor. Salah satunya adalah Joyce Thorpe Nicholson, yang memberikan hampir 2.000 buku koleksinya. Koleksi tersebut kemudian terus berkembang hingga berjumlah lebih dari 4.000 volume dan digunakan untuk kegiatan riset serta program fellowship.

Bagi kami, kisah seperti ini menunjukkan bahwa buku-buku yang berpindah ke ruang yang tepat, dapat memiliki kehidupan yang lebih panjang dan membuka kemungkinan untuk ditemukan oleh lebih banyak pembaca.

Kini buku-buku tersebut akan melanjutkan perjalanannya di rak-rak Guha The Guild. Terima kasih, Kak Kenneth. Semoga apa yang dulu menemani satu keluarga, kini dapat memberkati dan berguna bagi banyak orang.

(rs, ty, fm)


Informasi OMAH Events lainnya di bawah ini:

PMI #42 – Tektonika Retikulasi dan Tektonika Kuno-Kini – Dani Hermawan, Cahyo Novianto

#kelasomah Halo teman-teman semua, Perjalanan Mengenal Indonesia (PMI) kembali berlanjut melalui series #42. Ini episode kedua dari seri Tektonika Kayu untuk Arsitektur Kayu Masa Depan, dan terbagi dalam dua paparan: ▫️Paparan 1 bersama Dani Hermawan, dengan tema: “Tektonika Retikulasi” “Tektonika Retikulasi” merupakan eksplorasi yang mempertemukan komputasi, ketukangan, dan rekayasa material…

Bittersweet Memories In Design Experience | 68. Anton Siura

Di tengah pesatnya urbanisasi, hilangnya keanekaragaman hayati, dan tantangan perubahan iklim, membangun lanskap tidak lagi sekadar urusan estetika. Ia adalah upaya merajut ketahanan. Menjaga kesadaran itu bukanlah proses yang singkat, dan bagi Anton Siura, hal tersebut telah menjadi perjalanan profesionalnya selama lebih dari dua dekade. Dalam kultur industri yang sering…

Book Launching | Rumah Bosar, Karya Arsitektur Kayu Dayak Pesaguan

Dengan penuh sukacita, Jaringan Arsip Arsitektur Indonesia bersama OMAH Library mempersembahkan buku terbaru yang lahir dari ikhtiar panjang untuk mendokumentasikan, merawat, dan melestarikan khazanah arsitektur Nusantara sebagai warisan pengetahuan bagi generasi kini dan mendatang. Gagasan mengenai ruang, material, dan tektonika ini pertama kali dipaparkan secara lisan dalam forum PMI #20 pada 2022.…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Leave a Reply

Discover more from OMAH Library

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading