06 Laika Mbuu & Laika Landa, Sulawesi Tenggara

Rumah ini berfungsi sebagai hunian/tempat tinggal dan tempat perlindungan. Berbeda dari proses berdirinya laika mbu’u yang melalui prosesi adat dan sangat dijunjung tinggi keberadaanya. Ada perbedaan konteks perihal proses pembangunan kedua rumah ini. Laika landa dahulu digunakan sebagai Rumah tinggal untuk rakyat biasa, kemudian berpindah fungsi sebagai tempat penyimpanan barang-barang pusaka atau hasil panen perkebunan Akibat kebutuhan dan perkembangan zaman, rumah ini mulai ditinggalkan karena tifologi bangunan di masyarakat Tolaki menjadi Semipermanen. Lambat laun hunian ini menetap dan menjadi rumah yang berada di kebun saja. Sehingga orang Tolaki sering menyebutnya rumah kebun. Namun ada juga masyarakat Tolaki demi menghargai keberadaan laika landa mereka Mengambil bentuk atapnya yang melengkung dan diterapkan dalam rumah mereka meski semi-permanen.

Kontributor

Putra Wijaya

Putra Wijaya merupakan penggiat komunitas arsitektur dan budaya sekaligus alumni mahasiswa arsitektur Halu Oleo, Kendari Sulawesi Tenggara. Anak muda yang tertarik pada arsitektur nusantara dan memiliki minat untuk memperdalam tentang pengetahuan ketukangan serta material lokal.


Beberapa kelas Perjalanan Mengenal Indonesia lainnya bisa diakses di bawah ini:

PMI #37 – Arsitektur Rentang Nusa

#kelasomah Halo teman-teman semua,Perjalanan Mengenal Indonesia (PMI) kembali berlanjut melalui series #37. Episode ini akan terbagi dalam 2 bagian: Paparan pertama bersama Pak Bayu Arie Wibawa, dengan tema:Joglo Petani: Jangkeping Urip Berangkat dari fenomena di Desa Pondokrejo, Rembang, di mana rumah joglo tidak hanya bertahan, tetapi terus bertambah dari waktu…

21 Arsitektur Jazirah Leihitu

Berkat Naskah “Hikayat Tanah Hitu” karya Imam Rijali dan buku-buku karya Georg Eberhard Rumphius- lah kita hari ini bisa belajar dan meraba keadaan Pulau Ambon berabad-abad yang lampau khususnya jazirah utara Ambon yang menjadi fokus penulisan buku ini. Hal ini menunjukkan pentingnya sebuah karya tulis dari sebuah kerja penulisan. Apa…

20 Ekspedisi Ketapang: Arsitektur Kayu Tumbang Titi

Suku Dayak Pesaguan adalah salah satu sub-suku Dayak yang secara administratif tersebar di wilayah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Penamaan Suku Pesaguan berasal dari nama aliran sungai; Sungai Pesaguan, di mana kelompok masyarakat ini dulunya bermukim. Dalam suatu permukiman Suku Dayak Pesaguan, terdapat sebuah bangunan yang menjadi hirarki baik dari skala…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.