PMI #37 – Arsitektur Rentang Nusa

#kelasomah

Halo teman-teman semua,
Perjalanan Mengenal Indonesia (PMI) kembali berlanjut melalui series #37. Episode ini akan terbagi dalam 2 bagian:

Paparan pertama bersama Pak Bayu Arie Wibawa, dengan tema:
Joglo Petani: Jangkeping Urip

Berangkat dari fenomena di Desa Pondokrejo, Rembang, di mana rumah joglo tidak hanya bertahan, tetapi terus bertambah dari waktu ke waktu. Berbeda dengan kota yang menjadikan joglo simbol status, di desa ini joglo hadir sebagai bagian dari kehidupan petani sehari-hari.

Memiliki joglo menjadi klangenan—cita-cita hidup yang belum lengkap tanpa kehadirannya. Bahkan, membangun joglo menjadi bagian dari “sesrahan” pernikahan bagi anak perempuan.

Prosesnya bertahap, dari bentuk awal seperti bekuk lulang hingga menjadi joglo utuh. Nilai gotong royong masih kuat, bersama peran tukang joglo yang sarat pengetahuan dan makna.

Dari fenomena ini lahir gagasan Jangkeping Urip: Klangenan, Laras, Luwes, dan Lengkap—melihat joglo bukan sekadar bentuk, tetapi representasi kehidupan yang utuh dan berkelanjutan.

Bagian pertama bersama Pak Totok Roesmanto, mengangkat tema:
Arsitektur Vernakular

Istilah vernacular mulai dikenal di Indonesia sekitar tahun 1985, seiring beredarnya buku Architecture Without Architects dan House, Form and Culture. Sejak itu, arsitektur vernakular kerap disamakan dengan arsitektur tradisional—padahal keduanya tidak sepenuhnya sama.

Arsitektur tradisional lahir dari aturan rancang bangun yang diwariskan turun-temurun dengan pakem yang relatif tetap. Sementara arsitektur vernakular membuka ruang kreativitas, tidak selalu terikat aturan lama, tetapi berkembang melalui kebutuhan, konteks, dan interpretasi penggunanya.

Dalam praktiknya, karya vernakular bisa menyerupai bentuk yang kita kenal—seperti joglo—namun dengan penyimpangan: tanpa saka guru, tanpa tumpangsari, atau menggunakan ukuran metrik, bukan satuan antropometrik tradisional. Di sini, arsitektur menjadi ruang negosiasi antara ingatan, kebiasaan, dan kemungkinan baru yang terus bergerak.

Dua paparan ini akan dibahas dalam kelas PMI #37.

Jumat, 15 Mei 2026
Pukul 19.00 WIB
Online, Gratis
Pendaftaran: bit.ly/KELASOMAH_2026

#Sampai jumpa di kelas PMI #37



Tentang OMAH Events lainnya di bawah ini:

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Published by Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Leave a comment