Experiencing – Jamie

Tidak semua pertemuan diawali dengan rencana yang panjang. Terkadang, semuanya berawal dari rasa penasaran saat mencari sesuatu, lalu berakhir menjadi sebuah pertemuan yang membuka percakapan baru.

Perjalanan kali ini mempertemukan kami dengan @jienn.w, yang berasal dari Taiwan dan telah beberapa tahun tinggal serta bekerja di Indonesia. Saat sedang mencari sebuah tempat untuk dikunjungi, ia menemukan Guha the Guild. Ketertarikannya pada arsitektur membawanya untuk datang dan mengalami ruang ini secara langsung.

Pertemuan hari itu mengingatkan kami bahwa sebuah perjalanan tidak selalu dimulai ketika seseorang tiba di sebuah tempat. Kadang, pengalaman itu sudah dimulai sejak rasa penasaran pertama muncul, hingga akhirnya seseorang memutuskan untuk melangkah datang.

Selama mengalami ruang, perhatian Jamie tidak berhenti pada bentuk dan bangunan. Ia juga melihat bagaimana Guha hidup berdampingan dengan lingkungan, tetangga, dan setiap orang yang hadir. Sebagai seseorang yang tumbuh dengan nilai-nilai ketimuran, Jamie merasakan kedekatan dengan cara ruang ini dijalani. Dari cara Jamie memandang ruang itulah kami belajar bahwa hal-hal yang terasa sederhana pun dapat dimaknai dengan cara yang berbeda.

Sebelum berpamitan, Jamie meninggalkan sebuah catatan sederhana. Baginya, setiap tahap yang ia lalui, mulai dari proses reservasi, pendampingan selama experiencing, hingga sambutan yang ia terima, terasa begitu berkesan. Ia juga melihat bagaimana perhatian terhadap lingkungan, tetangga, dan setiap pengunjung menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengalaman hari itu.

Sebelum melangkah pulang, Jamie memilih membawa sebuah buku berjudul The Guild. Sebuah penutup sederhana yang terasa seperti cara lain untuk menyimpan perjalanan hari itu.

Terima kasih, Jamie atas waktu dan cerita yang telah dibagikan. Semoga langkah yang berawal dari rasa penasaran ini menjadi salah satu perjalanan yang ingin terus dikenang.

#ExperiencingGuha #OMAHLibrary #LearningThroughSpace #GuhaTheGuild


Informasi OMAH Events lainnya di bawah ini:

Bittersweet Memories In Design Experience I 66. Ren Katili

Bittersweet Memories in Design Experience- Episode 66 Membangun kepercayaan publik dan merespons tantangan iklim tropis bukanlah hal yang mudah bagi seorang arsitek. Menanamkan trust agar masyarakat yakin dan menghargai kekayaan sebuah gagasan adalah proses panjang yang sejatinya sudah harus dirajut jauh sebelum sebuah biro resmi berdiri. Bagi mahasiswa dan arsitek…

PMI #40 – Thomas Karsten & Liem Bwan Tjie

#kelasomah Halo teman-teman semua, Perjalanan Mengenal Indonesia (PMI) kembali berlanjut melalui series #40. Episode kali ini akan terbagi dalam 2 bagian: ▫️Bagian pertama bersama Pak Johannes Adiyanto @jo_adiyanto, mengangkat tema: “Thomas Karsten: When Socialism Meets Modernism in Colonial Cities” Meski Thomas Karsten banyak dikaji, fokusnya masih pada hasil desain seperti…

Experiencing – Janie, Fredy, Aldrich, Chasya, Diza, lea & Hermawan

Kami percaya bahwa setiap orang membawa “kacamata” yang berbeda ketika memasuki sebuah ruang. Ada yang lebih dahulu melihat bentuknya, ada yang memperhatikan materialnya, ada yang mengingat suasananya. Dari perbedaan cara melihat itulah, selalu ada cerita baru yang kami temui. 30 Mei 2026, kami berkesempatan menyambut tujuh orang yang datang dalam…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Published by Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Leave a comment