Experiencing – Janie, Fredy, Aldrich, Chasya, Diza, lea & Hermawan

Kami percaya bahwa setiap orang membawa “kacamata” yang berbeda ketika memasuki sebuah ruang. Ada yang lebih dahulu melihat bentuknya, ada yang memperhatikan materialnya, ada yang mengingat suasananya. Dari perbedaan cara melihat itulah, selalu ada cerita baru yang kami temui.

30 Mei 2026, kami berkesempatan menyambut tujuh orang yang datang dalam lima kelompok berbeda untuk mengalami ruang di Guha the Guild secara langsung. Ada yang datang berdua, ada pula yang datang sendiri. Mereka hadir dengan latar belakang yang beragam, namun mereka dipertemukan oleh rasa ingin tahu yang sama.

Selama menyusuri ruang, percakapan berkembang ke berbagai hal. Ada yang tertarik pada hubungan ruang, fungsi, dan desain. Ada yang lebih lama mengamati detail bangunan, kehadiran hewan, hingga suasana yang hidup di setiap sudut. Ada pula yang banyak bertanya tentang bagaimana material sederhana dimanfaatkan dengan penuh kesadaran.

Dari setiap perjumpaan ini kembali mengingatkan kami, bahwa sebuah ruang tidak pernah berhenti pada apa yang kami ceritakan. Ia terus bertumbuh melalui pengalaman, pertanyaan, dan makna yang dibawa pulang oleh setiap orang.

Di akhir experiencing, mereka membagikan kesan yang beragam. Kak @cs4lt melihat bagaimana tata ruang dan fungsinya memperkaya cara pandangnya terhadap desain. Kak @aciwmalaka menikmati pengalaman yang seru dan edukatif. Kak @jajajnankhoe menyebut kunjungan ini sebagai pengalaman yang menyenangkan. Kak Jeanie merasa setiap ruang memiliki kehidupan. Kak Fredy merasa belajar arsitektur menjadi lebih ringan dan menyenangkan. Kak Lea mengapresiasi suasana ruang dan penjelasan yang mudah dipahami. Sementara bagi Kak @dizaayup, Experiencing ini menghadirkan perspektif baru bahwa setiap ruang dan material yang telah ada dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang lebih bermakna.

Terima kasih atas waktu, cerita, dan sudut pandang yang telah dibagikan. Semoga setiap perjumpaan terus menjadi pengingat bahwa ruang tidak hanya dibentuk oleh mereka yang merancangnya, tetapi juga oleh setiap orang yang datang, mengamatinya, dan memaknainya dengan caranya masing-masing.

#ExperiencingGuha #OMAHLibrary #LearningThroughSpace #GuhaTheGuild


Informasi OMAH Events lainnya di bawah ini:

Experiencing – Jamie

Tidak semua pertemuan diawali dengan rencana yang panjang. Terkadang, semuanya berawal dari rasa penasaran saat mencari sesuatu, lalu berakhir menjadi sebuah pertemuan yang membuka percakapan baru. Perjalanan kali ini mempertemukan kami dengan @jienn.w, yang berasal dari Taiwan dan telah beberapa tahun tinggal serta bekerja di Indonesia. Saat sedang mencari sebuah…

Bittersweet Memories In Design Experience I 66. Ren Katili

Bittersweet Memories in Design Experience- Episode 66 Membangun kepercayaan publik dan merespons tantangan iklim tropis bukanlah hal yang mudah bagi seorang arsitek. Menanamkan trust agar masyarakat yakin dan menghargai kekayaan sebuah gagasan adalah proses panjang yang sejatinya sudah harus dirajut jauh sebelum sebuah biro resmi berdiri. Bagi mahasiswa dan arsitek…

PMI #40 – Thomas Karsten & Liem Bwan Tjie

#kelasomah Halo teman-teman semua, Perjalanan Mengenal Indonesia (PMI) kembali berlanjut melalui series #40. Episode kali ini akan terbagi dalam 2 bagian: ▫️Bagian pertama bersama Pak Johannes Adiyanto @jo_adiyanto, mengangkat tema: “Thomas Karsten: When Socialism Meets Modernism in Colonial Cities” Meski Thomas Karsten banyak dikaji, fokusnya masih pada hasil desain seperti…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Published by Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Leave a comment