Risma menyelesaikan pendidikan arsitekturnya di ULM Banjarmasin. Kemudian memulai karirnya sebagai arsitek di tahun 2006 dan telah menangani puluhan proyek hingga saat ini. Semangat muda nya tidak hanya membuatnya berkiprah di dunia arsitektur sendiri, namun juga merambah sebagai pengawas proyek hingga quality/ quantity control.
Category Archives: Contributors | Kontributor
Franky Simanjuntak
Franky Simanjuntak lulus dari Universitas Sumatera Utara pada 2004. Ia sempat bekerja pada Rekonstruksi Nias selama 7 tahun dan akhirnya mendirikan cavatinastudio di tahun 2015. Saat ini ia berperan sebagai Ketua Komunitas Arsitektur Vernakular Indonesia di Medan, dan Ketua Bidang Pengkajian dan Pelestarian Ikatan Arsitek Indonesisa bagian Sumatera Utara.
Studio Aliri
Studio Aliri adalah studio desain interdisipliner yang didirikan pada tahun 2018 dan berbasis di Jakarta. Studio ini beranggotakan Apriani Sarashayu, Tatyana Kusumo, dan Trianzani Sulshi. Ketiganya berasal dari kampus yang berbeda-beda dan telah lebih dahulu menyelesaikan studi pascasarjana, juga mendapat pengalaman kerja dari berbagai biro konsultan arsitektur ternama sebelum akhirnya tergabung dalam Studio Aliri. SelamaContinue reading “Studio Aliri”
depanrumahstudio
depanrumahstudio (derums) adalah sebuah komunitas di bidang arsitektur dan sosial yang didirikan pada tahun 2013 di Kota Palu dan kini memiliki anggota 13 orang. Derums pernah menjalankan berbagai program seperti penghijauan kampung, program magang di berbagai biro di Jakarta, pameran, pemutaran film, presentasi arsitektur, dll. Gempa yang menimpa Palu pada September 2018 mendorong derums untukContinue reading “depanrumahstudio”
David Sampurna
David Wibowo Sampurna lahir di Semarang, 7 Oktober 1988. Pada tahun 2006, ia menempuh studi arsitektur di Universitas Kristen Petra Surabaya. David lulus pada tahun 2011 dan kemudian bekerja di DOT Workshop, Jakarta, selama hampir 2 tahun. Pada tahun 2012 ia bergabung dengan DP Architects Singapura. Tiga tahun kemudian, tepatnya pada akhir tahun 2015, DavidContinue reading “David Sampurna”
Ardhyasa F. Gusma
Ardhyasa Fabrian Gusma lahir di Yogyakarta pada tanggal 22 Februari 1989. Pada tahun 2007–2011, Gusma menempuh pendidikan S-1 di Arsitektur UGM. Setelah lulus dari UGM, Gusma melanjutkan kuliah program S-2 dengan mengambil fokus pada desain tata kota dan lingkungan binaan (MDKB 2012-2014). A+A Studio merupakan biro konsultan yang ia dirikan di tahun 2016. Ia jugaContinue reading “Ardhyasa F. Gusma”
Fiorent Fernisia
Fiorent Fernisia lulus dari pendidikan arsitektur di UPH pada tahun 2012, lanjut studi di Monokroma Architect semenjak kelulusannya hingga kini dan di OMAH Library (2014-2015). Ia lalu menempuh S-2 di program Architectural History, University College, London, UK hingga 2016. Selepas itu, ia meneruskan pembelajarannya melalui kegiatan mengajar, meneliti, dan mengabdi kepada masyarakat bersama program studiContinue reading “Fiorent Fernisia”
Kanoasa Akbar
Kanoasa Akbar menyelesaikan pendidikan arsitekturnya di Universitas Brawijaya pada tahun 2014. Sebelum mendirikan Anom Works, Kano pernah bergabung dengan firma Parametr Indonesia, menginisiasi kolektif desain PITA, mendirikan konsultan placemaking Kalasa Space, dan bergabung dengan StudioSAe. Sejak 2019, Kano juga aktif sebagai koordinator ASF (Arsitektur Swadaya dan Fasilitasi) lokal Jakarta.
Hendrick Tanuwidjaja
Hendrick Tanuwidjaja adalah guru Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR) dan Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) yang pertama di Indonesia disertifikasi oleh UC San Diego, USA dan Oxford University, UK. Ia adalah co-founder MindfulnessHub, lembaga pendidikan mindfulness dan mindfulness advisor di mental health startup Riliv. Buku pertamanya adalah Mindful is Mind-Less, yang diterbitkan oleh Elex Media Komputindo. IaContinue reading “Hendrick Tanuwidjaja”
Raynaldo Theodore
Raynaldo Theodore mendirikan arti pada tahun 2020 setelah sebelumnya mendirikan RTDS (2015) dan bekerja di andramatin (2016-2019). Ray menempuh studi arsitektur di Universitas Katolik Parahyangan. Selama masa studi, ia sering mengekspresikan ide-idenya melalui sayembara di skala nasional maupun internasional. Selama perjalanan berarsitekturnya, Ray percaya setiap project memiliki keunikannya tersendiri sehingga ia menerapkan research & developmentContinue reading “Raynaldo Theodore”
