Book Donation – Inke

Hello Restless Spirit – Book Donation

Seperti menemukan harta karun, pada Senin pagi, 29 September, ketika OMAH Library baru saja memulai hari, sebuah paket tiba melalui pengiriman online. Di kotaknya tertulis sederhana: Donasi Buku Fiksi untuk OMAH Library. Paket itu datang dari Kak Inke di Jakarta Selatan.

Membuka dus tersebut menghadirkan perasaan hangat. Di balik tumpukan buku, tersimpan ketulusan pemiliknya, sebuah keinginan berbagi tanpa syarat. Saat ucapan terima kasih disampaikan melalui pesan WhatsApp, Kak Inke menjawab singkat dengan penuh keramahan, “Alhamdulillah, semoga bermanfaat.” Jawaban yang sederhana, tapi mampu meninggalkan kesan hangat bagi siapa pun yang mendengarnya.

Buku-buku yang hadir begitu beragam, fiksi yang mengajak berkelana dengan imajinasi, menembus batas waktu, menghadirkan berlapis emosi, bahkan mengajarkan cara pandang baru tentang kehidupan. Beberapa juga bernuansa spiritual, memberi ruang untuk refleksi lebih dalam.

Setiap buku, pada akhirnya, akan bertemu dengan pembaca yang tepat. Setiap halaman akan menemukan jiwa yang membutuhkannya. Seperti pepatah berkata, “a book is a gift you can open again and again.” Dan kini, buku-buku itu hadir di rak OMAH Library sebagai hadiah yang terbuka untuk siapa saja yang datang.

Harapan kami, koleksi-koleksi buku ini menjadi pintu bagi mimpi, pengetahuan, dan harapan baru, bagi siapa pun yang menemukannya, membuka halamannya, dan membiarkan dirinya dibawa ke dunia yang berbeda.

Semoga kebaikan hati ini menjadi berkah yang terus berbuah, dan Kak Inke senantiasa dianugerahi kesehatan, kebahagiaan, serta limpahan kasih Tuhan.

#GuhaTheGuild #OMAH #Perpustakaan #Tangerang #Jakarta


Informasi OMAH Events lainnya di bawah ini:

Experiencing- Alda & Sylvia

Kunjungan kali ini mempertemukan kami dengan Kak Alda dan Kak @sylviamelinda yang datang bersama untuk melihat lebih dekat ruang dan cerita yang tumbuh di dalam Guha, Sepanjang Experiencing, percakapan banyak berputar pada bagaimana sebuah ruang dapat lahir dari berbagai keterbatasan yang ada, lalu berkembang menjadi sesuatu yang fungsional dan bermakna.…

Experiencing- Hamda

Pengalaman ruang tidak selalu datang dari hal yang paling besar atau paling mencolok. Kadang, ia hadir melalui detail-detail kecil yang perlahan ditemukan ketika seseorang memberi perhatian lebih pada apa yang ada di sekitarnya. 29 Maret 2026, kami bertemu dengan Kak Hamda yang datang ke Guha untuk mengalami ruang bersama. Dengan…

Experiencing- Fahrur Ihza & Danila

Ada pengalaman ruang yang tidak selesai hanya dengan dilihat. Ia perlu dijalani, dirasakan, dan ditemui perlahan melalui setiap perpindahan suasananya. 28 Maret 2026, kami bertemu dengan Kak Fahrur Ihza dan Kak Danila yang datang ke Guha untuk mengalami ruang bersama. Perjalanan hari itu terasa seperti pertemuan antara rasa ingin tahu,…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Published by Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Leave a comment