Book Donation – Aghnia

Ada kebaikan yang hadir dengan cara sederhana namun begitu tulus. Begitulah yang dilakukan Kak Aghnia, sahabat OMAH Library yang sudah beberapa kali berkunjung ke Perpustakaan kami. kali ini kak Aghnia datang lagi dengan membawa buku, ditengah kunjungan kak Aghnia Tanpa banyak kata kak Aghnia menitipkan koleksi bukunya.

Sekilas tampak sederhana, namun justru di situlah letak indahnya. Tindakan kecil yang lahir dari hati, seakan mengingatkan kami bahwa berbagi tak selalu butuh alasan panjang—cukup niat tulus untuk menghadirkan manfaat.

Buku yang Kak Aghnia titipkan pun istimewa: Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan dan Mata dan Manusia Laut karya Okky Madasari. Dari Cantik Itu Luka, kita diingatkan bahwa keindahan kadang datang bersamaan dengan luka—bahwa tiap perempuan punya cerita yang tak selalu terlihat di permukaan. Dari Mata dan Manusia Laut, kita diajak menyelam lebih dalam, merasakan detak laut, memahami bahwa keberanian itu bukan hanya tentang bertahan di gelombang, tapi juga tentang bertanya dan mencari.

Terima kasih untuk Kak Aghnia. Semoga buku-buku ini menjadi teman yang membuka rasa, mengajarkan makna, dan menuntun pembaca untuk lebih bijak melihat kehidupan. Doa terbaik kami, semoga kebaikan hati Kak Aghnia dibalas dengan kesehatan, kebahagiaan, dan berkat yang berlipat ganda.

reservasi di bit.ly/Visit_OMAHBookstore

GuhaTheGuild #OMAH #Perpustakaan #Tangerang #Jakarta


Informasi OMAH Events lainnya di bawah ini:

Experiencing – Syaukat Zidane, Ainun, Aya, Ridwan, Aswin, Ryan Hidayat, Dimas & Shifa

Sekolah arsitektur dunia mengenal dua tradisi besar. Bauhaus mewariskan tradisi rasional, bengkel dan industri, bentuk yang lahir dari fungsi dan logika. Beaux-Arts mewariskan tradisi visual yang monumental, komposisi agung yang dilatih bertahun-tahun. Dan di Nusantara sesungguhnya ada tradisi ketiga yang jarang disebut di buku teks, padepokan, tempat eksperimen, rasionalitas, dan…

Experiencing – Damare Lazuardi

Experiencing Guha: Damare Lazuardi Di tengah keseharian yang sering berjalan begitu cepat, kita jarang memberi waktu untuk benar-benar berhenti sejenak. Padahal terkadang justru saat kita melambat, kita mulai melihat hal-hal yang sebelumnya terlewat, dan memaknai sesuatu dengan cara yang berbeda. Dalam Experiencing kali ini, kami berkesempatan menyambut Kak @rerelazuardi untuk…

Book Donation – Sahabat OMAH Library

Tidak semua kebaikan ingin dikenali. Ada yang memilih hadir dengan tenang, menitipkan buku-buku yang pernah menemaninya, lalu membiarkan perjalanan berikutnya dimulai oleh orang lain. Barangkali, di situlah kami kembali belajar bahwa nilai sebuah buku tidak berhenti ketika selesai dibaca. Ia justru terus hidup ketika dibuka oleh pembaca berikutnya. Pada 26…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Published by Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Leave a comment