Book Donation dari Bu Sempa Arih Ginting

Senin, 18 Agustus, Omah Library kedatangan pengunjung istimewa, Ibu Sempa Arih Ginting. Beliau adalah seorang pesiunan birokrat yang sejak kecil mencintai dunia tulis-menulis, dan kembali terpanggil untuk berkarya setelah memasuki masa pensiun. Dengan penuh semangat, beliau mengikuti kursus serta webinar penulisan hingga akhirnya lahirlah karya solo perdananya yang berjudul “Ernala”.

Buku ini menceritakan perjuangan Gana dan Ngugi yang hidup dalam keterbatasan. Meski dihimpit kemiskinan, mereka tetap berjuang bertahan hidup hingga menemukan cahaya kebahagiaan lewat hadirnya sang anugerah kehidupan, putri mereka tercinta: Erlana. Layaknya menyisir sungai, perjalanan mereka dipenuhi arus deras yang menguji keteguhan hati, namun dengan kekuatan dan kebersamaan mereka mampu menjaga perahu tetap menuju hilir, sekaligus menjemput impian.

Terima kasih kepada Ibu Sempa Arih Ginting yang telah mempercayakan karyanya menjadi bagian dari koleksi Omah Library. Kehadirannya tentu memperkaya rak literasi kami dan membuka ruang baru bagi para pembaca untuk menumbuhkan motivasi.

Doa terbaik kami, semoga setiap halaman buku ini menjadi sumber semangat dan renungan bagi siapa pun yang membacanya. Semoga penulis selalu diberkati kesehatan, kebahagiaan, dan kesempatan untuk terus berkarya.kami dukung Karya Ibu Sempa Arih Ginting dengan cara sederhana lewat pembaca kami di Omah Library

#GuhaTheGuild #OMAH #Perpustakaan #Tangerang #Jakarta


Informasi OMAH Events lainnya di bawah ini:

Experiencing – Syaukat Zidane, Ainun, Aya, Ridwan, Aswin, Ryan Hidayat, Dimas & Shifa

Sekolah arsitektur dunia mengenal dua tradisi besar. Bauhaus mewariskan tradisi rasional, bengkel dan industri, bentuk yang lahir dari fungsi dan logika. Beaux-Arts mewariskan tradisi visual yang monumental, komposisi agung yang dilatih bertahun-tahun. Dan di Nusantara sesungguhnya ada tradisi ketiga yang jarang disebut di buku teks, padepokan, tempat eksperimen, rasionalitas, dan…

Experiencing – Damare Lazuardi

Experiencing Guha: Damare Lazuardi Di tengah keseharian yang sering berjalan begitu cepat, kita jarang memberi waktu untuk benar-benar berhenti sejenak. Padahal terkadang justru saat kita melambat, kita mulai melihat hal-hal yang sebelumnya terlewat, dan memaknai sesuatu dengan cara yang berbeda. Dalam Experiencing kali ini, kami berkesempatan menyambut Kak @rerelazuardi untuk…

Book Donation – Sahabat OMAH Library

Tidak semua kebaikan ingin dikenali. Ada yang memilih hadir dengan tenang, menitipkan buku-buku yang pernah menemaninya, lalu membiarkan perjalanan berikutnya dimulai oleh orang lain. Barangkali, di situlah kami kembali belajar bahwa nilai sebuah buku tidak berhenti ketika selesai dibaca. Ia justru terus hidup ketika dibuka oleh pembaca berikutnya. Pada 26…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Published by Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Leave a comment