Form #1 – Theory

Ini adalah sebuah sesi yang membahas Teori Wacana Bentuk. Teori bentuk adalah perkara sudut pandang yang tidak terlepas dari pandangan dualistis bentuk dan ruang. Bila kita hendak menjelaskan ruang, kita seperti dihadapkan pada situasi bagaimana menjelaskan air kepada ikan. Namun bila kita hendak menjelaskan bentuk, apakah kita berarti menjelaskan tentang sosok ikan? Atau kita hendak menjelaskan sosok gunung, bukit, danau, sungai, muara-muara, pulau-pulau dan patahan-patahan benua yang memuat dan mengalirkan air? Atau lebih baik kita menjelaskan komposisi lapis-lapis atmosfer yang melingkup bumi agar air tidak terurai lepas ke kosmos? Apakah penjelasan mengenai bentuk hanya bagian dari sebuah sistem, mekanisme, algoritma dan relasi poetika dari pemuat dan pelingkupan?

Apakah kemudian kita akan melakukan sebuah tindakan mulia kepada sang ikan dengan menjelaskan bagaimana kegiatan bermukim manusia mempengaruhi kualitas daya hidup yang dimiliki air?

Tentu, misalnya, manusia tidak semua sadar bagaimana plastik mikro bergulir dalam siklus air atau seberapa banyak dan seberapa tua air telah berperan dalam proses pembuatan setiap material. Jadi, menjelaskan bentuk adalah laksana menjelaskan air kepada ikan serta manusia-manusia yang keras kepala dengan kemajuan zamannya.

Kegiatan bermukim manusia terjadi dalam jalinan kegiatan bentuk dan ruang. Kegiatan menyusun representasi makna secara interaktif, mendasarkan asal muasal historisitas dalam dinamika kritik identitas, membekali teknikalitas kreasi kolektif budayanya dan berefleksi dalam filsafat individualnya. Semoga, perkara sudut pandang tentang bentuk dapat dilihat sebagai sebuah jalinan; sebuah jalinan poetika yang keras kepala.


Video will be updated.

Kuliah tanggal 28.07.2021, diisi oleh Undi Gunawan, moderator: Realrich Sjarief, host: Dimas Purwanto


panelis menjawab

Q: Apa yang hal yang menarik di dalam kuliah Omah Library kali ini ?

A: Topik ‘bentuk’ ini permasalahan mendasar, sekaligus menjadi akar banyak persoalan di permukaan.

Q: Apa harapan bapak mengenai kuliah Bentuk yang akan diadakan ?

A: Harapan: crossing boundaries of ideas, crossing conversations among generations.

Q: Kalau bapak punya pertanyaan mengenai bentuk, apa kira – kira yang ingin ditanyakan ?

A: Setelah ‘bentuk’ apa lagi yg mendasar yg hendak kita sasar?


Testimoni Peserta

Mantap Pak Undi, saya makin lebih sadar bagaimana cara “lain” dalam melihat sebuah bentuk. Dari sini membuka kesadaran saya bagaimana “membentukan bentuk” seperti halnya “memanusia manusia”. Terima kasih GBU. Notes: keren Pak pembahasannya, sekarang saya lagi pusing
Eubisius Vercelli

Berat sebenarnya, bahkan sangat berat. Bagi orang awam, banyak kata-kata yang digunakan sulit untuk dipahami. Tapi membuat kita (para awam) menyadari dan berpikir ulang bahwa bentuk tak sesederhana itu.
Imam

Terima kasih atas paparannya, memberikan arti baru terhadap “bahasa” dan mengingatkan lagi bahwa bentuk merupakan akumulasi dari ekspresi yang manifestasinya luas.
Wicaksana Arifin Y.

Menarik sekali diskusi di acara ini, dalam dan pas cara nembaknya, pas cara bahasnya. Bentuk menjadi sebuah jalinan poetika dan dialektika yang keras kepala. Akan terus ada dan tercipta, tersuara seiring dengan perjuangan kita dalam mengerti sesuatu. Semakin mengerucut dan semakin panjang. Dimana batas itu menjadi sebuah gerbang untuk kita menembus batas pada pemikiran lain, dan memulai kembali perjalanan yang ada.
Rizka Tri A.

Membuka definisi baru dari sebuah “bentuk” , terima kasih atas pemaparannya yang keras kepala 🙂
Tifanisari

Sebuah pemaparan tentang pemaknaan bentuk dalam tataran linguistik yang cukup kompleks tersaji dengan santai dengan penyampaian yang benar-benar cukup “keras kepala”
Kurnia A. Firmanda

Menarik! tapi bahasannya berat sebenernya untuk sayaa, banyak keyword yg masi belum familiar. tapi jadi ngingetin lagi, kalo banyak banget yg harus dipahami dan dipelajari kedepannya.
Florentina


Berikut ini adalah transkrip diskusi yang terjadi pada saat berlangsungnya kelas wacana Form pada 28.07.2020, diisi oleh Undi Gunawan, moderator: Realrich Sjarief, host: Dimas Purwanto



Pembicara

Undi Gunawan

Undi Gunawan adalah seorang pembelajar yang melakukan aktivitas belajarnya dengan mengajar. Aktivitas formal institusionalnya adalah mengajar di Program Studi Arsitektur, School of Design, Universitas Pelita Harapan. Rekam jejak pemikirannya dalam beberapa tingkatan dapat dicari di academia.edu, Instagram, Facebook dan serpihan-serpihan jejak digital di dalam jangkauan big-data jaringan informasi global.



Berapa kelas wacana Form lainnya bisa diakses di bawah ini:

Form #7 – Meaning

Bentuk adalah hal yang paling mudah untuk dikenali dari Arsitektur. Dengan segera begitu kita berada di depan suatu bangunan kita mencerap (perceive) bentuk. Di sisi lain, makna adalah hal yang paling mendalam sehingga memerlukan aktivitas mental dengan intensitas yang tinggi untuk dapat mengungkap makna suatu bentuk. Presentasi ini berupaya untuk menyajikan beberapa pendekatan yang dapat dilakukan untuk menghubungkan antara bentuk dan makna sehingga dapat memperkaya wawasan tentang kompleksitas hubungan antara keduanya. Pedekatan GEOMETRIS RASIONAL. Pendekatan ini didasarkan pada kemampuan abstraksi suatu sosok menjadi bangun geometris tertentu yang dapat dipahami sebagai suatu keteraturan rasional. Keteraturan ini memiliki beragam dimensi, seperti abstraksi…

Keep reading

Form #6 – Philosophy

Bentuk dan Ruang adalah hal yang selalu menjadi pemikiran arsitek dan calon arsitek. Hari-hari selalu berkutat tentang menata ruang dan menggubah bentuk. Mari kita sedikit menurunkan ritme hidup yang berkejaran dengan waktu, menurunkan denyut nadi dan mencoba menyadari proses penciptaan bentuk di keseharian kita serta mencoba memahami konsekuensi-konsekuensinya. Bagaimana bentuk mulai terbersit saat tidur? Bagaimana gagasan bentuk mulai berwujud dalam angan saat melamun? Dan wujud dalam pikiran itu ternyatakan melalui tangan yang bekerja rajin. Bentuk yang berwujud itu adalah “perkataan” arsitek. Bentuk adalah cara berkomunikasi arsitek yang mungkin saja setara dengan nyanyian seorang penyanyi, atau tarian seorang seniman tari yang…

Keep reading

Form #5 – Culture

There is more than just the human race in this world, but other creatures and nature as well. By caring for our surroundings, we can learn how to be humane, not to put humans at the center of everything, and listen to things around us. Boonsarm Premthada will join OMAH Library this week by sharing his experience designing forms as a respond to the need of an environment which not only occupied by human, but also by other creatures. In the Elephant Museum he designed in 2015, he was inspired by local lifestyle, material, and building technique to create an…

Keep reading

Form #4 – Critique

Kelas keempat ini mendefinisikan kritik sebagai sub-bagian dari sebuah “ekosistem” sebagai sebuah praktek, disiplin, dan sebuah rumpun kebudayaan. Untuk itu, arsitektur tidak lagi dilihat sepihak oleh pelakunya (arsitek, pendidik, dan calon arsitek) tetapi juga diposisikan sebagai sebuah rumpun kebudayaan yang melayani banyak pihak—klien, pengguna, masyarakat umum, dan pemerintah. Untuk itu, arsitektur akan berperan besar apabila dapat dikembangkan sebagai sebuah pengetahuan—“pengetahuan arsitektur”. Sebagai praktek dan disiplin yang masih seringkali dipahami setengah-setengah, arsitektur dapat melayani para pemangku kepentingan dengan lebih baik apabila secara sistematik mengupayakan produksi pengetahuan arsitektur, yang salah satunya digali dan diangkat ke permukaan dengan kritik. Dalam kerangka seri webinar…

Keep reading

Form #3 – Technique

Sebagaimana prolog yang telah diberikan oleh Ryadi Adityavarman, Bentuk-Ruang merupakan perwujudan utama pemikiran dan perancangan arsitektur. Dengan demikian, pemahaman gubah bentuk-ruang sekaligus menjadi tumpuan keahlian penting bagi peminat dan pegiat arsitektur. Ryadi Adityavarman menitik beratkan topik presentasi webinar nanti dengan memulainya dari prinsip dasar gubah bentuk-ruang dan mengangkat proses pembelajaran mahasiswa di studio, dalam sistem pendidikan desain di Amerika Serikat sebagai cermin pembanding. Ryadi Adityavarman memberikan gambaran bahwa pembahasan akan dilakukan secara singkat namun padat dengan mengkaji karya gubah bentuk-ruang untuk mahasiswa dalam studio tingkat awal. Dan titik utama bahasan mengenai metode parti sebagai warisan lanjut dari tradisi Ecole de’…

Keep reading

Form #2 – Origin

The questions of Origin is related to Identity, and it is about our mindset and ideological construct. Architecture is the physical manifestation of human culture, the product of human ideological construct and mindset. The physical articulation of architecture and the city is the reflection of the “spirit of the ages” (“Zeitgeist”) or the social-political-cultural aspects of the people, evolving along the historical timeline. Being at the cross-road of civilizations, Southeast Asia has been very open towards various influences from various cultures. The different layers from different cultures have been super-imposed, transplanted, adapted, hybridized, and naturalized along with its history, forming…

Keep reading

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s