Experiencing – Carmia Margaret

Sebuah perjalanan ruang tidak berhenti pada apa yang dilihat. Ia berlanjut menjadi refleksi tentang manusia, lingkungan, dan hubungan yang tumbuh di antaranya.

04 April 2026, kami bertemu dengan Kak Mia yang datang untuk mengalami ruang bersama di Guha. Dengan latar belakang sebagai pastor dan pengajar teologi, perjalanan ini berjalan dengan tenang, penuh perhatian, dan refleksi yang mendalam.

Sepanjang experiencing, Kak Mia mengamati ruang dengan cara yang lebih kontemplatif. Baginya, Guha tidak hanya berbicara tentang arsitektur, tetapi juga tentang bagaimana sebuah ekosistem dapat hadir dan memberi kontribusi dalam konteks yang lebih luas.

Ia melihat pendekatan yang tumbuh di Guha sebagai sesuatu yang relevan dengan perjalanan Indonesia untuk menjadi bangsa yang mandiri dan maju. Baginya, ruang ini menunjukkan bagaimana arsitektur dapat lahir dari konteksnya sendiri, berpijak pada kebutuhan, sumber daya, dan cara hidup yang dekat dengan masyarakatnya—cerdas, kontekstual, sekaligus berupaya memberdayakan manusia serta menjaga hubungan yang lebih baik dengan lingkungan di sekitarnya.

Di saat yang sama, Kak Mia juga tertarik pada gagasan bahwa ruang tidak harus dipandang sebagai sesuatu yang selesai. Baginya, pendekatan yang terus terbuka terhadap perubahan dan perkembangan ini tidak hanya relevan bagi arsitektur, tetapi juga menjadi refleksi tentang manusia yang terus belajar dan bertumbuh sepanjang hidupnya.

Dari pertemuan ini, kami kembali diingatkan bahwa setiap orang membawa cara pandangnya sendiri saat mengalami ruang. Melalui keberagaman perspektif itulah, sebuah tempat dapat terus menghadirkan percakapan dan pembelajaran yang baru.

Terima kasih kepada Kak Mia atas waktu, perhatian, dan refleksi yang dibagikan di rumah kami. Semoga pengalaman ini menjadi bagian dari perjalanan yang terus bertumbuh dan memberi makna di setiap langkah ke depannya.

Untuk teman-teman yang ingin merasakan pengalaman ruang di Guha the Guild, dapat melakukan reservasi melalui link berikut: bit.ly/Visit_OMAHBookstore

#ExperiencingGuha #OMAHLibrary #LearningThroughSpace #GuhaTheGuild


Informasi OMAH Events lainnya di bawah ini:

PMI #42 – Tektonika Retikulasi dan Tektonika Kuno-Kini – Dani Hermawan, Cahyo Novianto

#kelasomah Halo teman-teman semua, Perjalanan Mengenal Indonesia (PMI) kembali berlanjut melalui series #42. Ini episode kedua dari seri Tektonika Kayu untuk Arsitektur Kayu Masa Depan, dan terbagi dalam dua paparan: ▫️Paparan 1 bersama Dani Hermawan, dengan tema: “Tektonika Retikulasi” “Tektonika Retikulasi” merupakan eksplorasi yang mempertemukan komputasi, ketukangan, dan rekayasa material…

Bittersweet Memories In Design Experience | 68. Anton Siura

Di tengah pesatnya urbanisasi, hilangnya keanekaragaman hayati, dan tantangan perubahan iklim, membangun lanskap tidak lagi sekadar urusan estetika. Ia adalah upaya merajut ketahanan. Menjaga kesadaran itu bukanlah proses yang singkat, dan bagi Anton Siura, hal tersebut telah menjadi perjalanan profesionalnya selama lebih dari dua dekade. Dalam kultur industri yang sering…

Book Launching | Rumah Bosar, Karya Arsitektur Kayu Dayak Pesaguan

Dengan penuh sukacita, Jaringan Arsip Arsitektur Indonesia bersama OMAH Library mempersembahkan buku terbaru yang lahir dari ikhtiar panjang untuk mendokumentasikan, merawat, dan melestarikan khazanah arsitektur Nusantara sebagai warisan pengetahuan bagi generasi kini dan mendatang. Gagasan mengenai ruang, material, dan tektonika ini pertama kali dipaparkan secara lisan dalam forum PMI #20 pada 2022.…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Published by Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Leave a Reply

Discover more from OMAH Library

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading