A Novel “BUGARU”- Bukan Garis Lurus-Ren Katili

Seorang arsitek identik dengan garis-garis lurus yang presisi, penuh perhitungan, dan karya-karya arsitektur. Namun, kali ini Pak Ren Katili memilih jalur yang tak biasa. Ia menumpahkan curahan cerita dan refleksinya ke dalam sebuah novel berjudul BUGARU: Bukan Garis Lurus.

Lewat karya ini, Pak Ren tidak hanya berbicara tentang perjalanan hidup arsitek, tetapi juga tentang dinamika kehidupan sehari-hari. Novel ini bercerita tentang Armand Prasetyo, seorang arsitek yang menempuh banyak jalan berliku: mulai dari salah jurusan di Bandung, pindah ke Arsitektur, menyimpan rasa pada sahabatnya Bunga, hingga melewati masa Reformasi 1998 yang ikut membentuk pandangannya tentang hidup. Namun, di balik sorot kamera dan keberhasilan, Armand masih menyimpan ruang kosong — kenangan cinta yang tak pernah terucap, serta pertanyaan tentang arti keluarga, pilihan, dan waktu yang terus berjalan.

BUGARU adalah kisah tentang cinta, persahabatan, mimpi, dan perjuangan. Sebuah potret generasi 90-an yang berjuang melewati krisis, lalu belajar menerima bahwa hidup tak selalu lurus — justru menarik karena liku-likunya.

Melalui BUGARU, Pak Ren Katili mengajak pembaca menelusuri kisah tentang perjuangan seorang arsitek, cinta, kehilangan, dan penerimaan diri. Semua terangkum sebagai “surat cinta untuk hidup — yang sama sekali bukan garis lurus.”

Teman-teman yang berminat bisa memesan melalui bit.ly/OrderOMAH atau menghubungi dm kami

#Bugaru #BukanGarisLurus #Novel #RenKatili #OMAHLibrary #OMAHBooks #Architecture


Tentang OMAH Events lainnya di bawah ini:

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Published by Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Leave a comment