Book Donation | Rabbit Hole untuk Rumah Buku

Teman-teman sudah tahu belum?

Selain ada perpustakaan arsitektur dan bookstore, di OMAH Library juga ada perpustakaan untuk anak-anak, lho. Tempat ini kami beri nama Rumah Buku dan dibuka setiap sore untuk anak-anak yang tinggal di sekitar Guha. Buku-buku yang ada di sini sebagian besar merupakan donasi dari orang-orang baik.

Nah, belum lama ini kami mendapat donasi dari Rabbit Hole @rabbitholeid, penyedia buku cerita & ilustrasi buku anak. Melalui program #20untuk1, kami mendapatkankan 10 buku anak, seperti:

1. Buku pengenalan emosi kepada anak-anak
2. Buku pengenalan suara
3. Buku pengenalan sosok ayah
4. Buku dari kain dan foam yang lembut untuk bayi
Dsb

Kebetulan setelah Rumah Buku kami aktifkan kembali, semakin banyak anak-anak disekitar @guhatheguild yang datang untuk membaca. Beberapa dari mereka ada yang bersama orang tua dan adiknya yang masih balita. Koleksi buku baru ini bisa melengkapi kebutuhan mereka. Terima kasih Rabbit Hole atas donasi buku-bukunya.

Bagi teman-teman yang ingin berdonasi buku, OMAH Library terbuka untuk memfasilitasi semangat teman-teman dalam berbagi seperti Rabbit Hole.

Silahkan DM untuk donasi buku ke OMAH Library. Demi menjaga keamanan dan kesahatan bersama, kita terapkan protokol kesehatan yaa.

#omahlibrary#opendonasibuku#architecturebooks#architecture#literacy#architecturestudent#20untuk1


Informasi OMAH Events lainnya di bawah ini:

Quotes | Undi Gunawan: Inklusivitas Ilmu Pengetahuan

Dahulu, merupakan hal yang biasa bagi seorang cendekiawan untuk mempelajari beberapa disiplin sekaligus. Namun, perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin detail dan spesifik sejak abad ke-16 hingga 19 mendorong disiplin ilmu untuk terpisah dari satu sama lain..Dalam standar masa kini, memang sulit bagi manusia modern untuk menjadi ahli pada beberapa bidang…

Event | Fight for Architecture #12 – Jaringan?

Setelah yang lalu kita bersama-sama telah melalui pergulatan melalui pergerakan dan kearsipan, kali ini giliran kita membahas sejarah arsitektur, atau mungkin lebih tepatnya pendidikan sejarah arsitektur di Indonesia, sejauh mana ia menjembatani kutub-kutub keilmuan yang ada? Antara data artefak (arkeologi) dengan interpretasi (sejarah)?Eka Swadiansa mengajak kita berdiskusi tentang bagaimana kolaborasi…

Quotes | Realrich Sjarief: Menahan Ambisi Duduk Berdiskusi

Di era yang serbacepat dan instan ini, rasanya mudah untuk menerima apa yang ditampilkan ke hadapan kita—oleh media, penguasa, atau siapa pun di baliknya. Perlu kesadaran dari dalam diri untuk diam sejenak dan memperhatikan hal-hal yang tidak terlihat, tetapi sebenarnya lebih penting daripada soal apa yang sedang viral. Kesadaran memang…

Loading…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s