Wacana Nusantara – 10 Filosofi

Diskusi tentang Arsitektur Nusantara selalu menarik karena “Arsitektur Nusantara” ini secara eksplisit maupun implisit diungkapkan sebagai sebuah Entitas atau Being yang selayaknya memiliki karakter, identitas, bahkan DNA tersendiri. “Arsitektur Nusantara” seharusnya bahkan memiliki posisi yang lebih dari sekedar senarai Arsitektur DI Nusantara, dan ini tidak terlepas dari bagaimana kita melihat Arsitektur dan Nusantara sebagai sebuah entitas mandiri. Reposisi yang ditawarkan oleh Abidin Kusno di awal serial diskusi tentang Nusantara memberikan kemungkinan cara melihat Nusantara dari luar sebagai entiti “liyan” sehingga membawa kepada pemahaman terhadap istilah Nusantara yang dungkapkan oleh Josef Prijotomo sebagai sebuah konsep perlawanan, perlawanan Arsitektur Nusantara, Sang Liyan. Apakah Nusantara dan Arsitektur Nusantara hanyalah sebuah konsep, sebuah manifesto atau sebuah teori? Atau ia adalah sebuah entitas yang memiliki “roh” dengan “semesta”nya sendiri?

Sekuat apakah Sang Liyan ini jika kita menyadarinya sebagai sebuah entitas? Paparan ini akan meninjau pertanyaan pertanyaan tersebut secara filosofis, melihat apakah yang bisa dicapai dengan mempertanyakan keberadaan Arsitektur Nusantara secara ontologis, epistemologis maupun axiologis, terutama bagi perkembangan Arsitektur Nusantara itu sendiri. Ulasan mengenai siapa Sang Liyan Arsitektur Nusantara dilakukan dengan tinjauan terhadap pandangan pandangan orang luar tentang masyarakat nusantara seperti yang ditulis oleh Elizabeth Pisani dalam bukunya “Indonesia etc” yang melihat karakter manusia nusantara yang mendeklarasikan sebuah negara bernama Indonesia dengan segala kekompleksan multikultur dan cara berpikirnya. Kemudian dengan meminjam kacamata Deleuze dalam mempertanyakan kembali apa itu filsafat akan didiskusikan perbedaan filsafat barat (eropa) dengan filsafat Nusantara, sehingga segala entitas Nusantara, termasuk di dalamnya Arsitektur Nusantara sangat mungkin memiliki manifestasi yang berbeda dengan pemikiran dan Arsitektur Eropa.


Testimoni Peserta

Keren! Teruslah menyajikan materi yang berat dan mendalam dengan kemasan yang menyenangkan. Topik yang disajikan OMAH tidak mainstream, tapi justru mampu menarik arsitek milenial dan menyadarkan bahwa topik tsb sebagai pondasi arsitektur masa kini. Sukses. Ditunggu bahasan seru selanjutnya.
-Teva Delani Rahman

paparan yang menarik ….. tetap pada jalur ini …. krn beberapa webinar memiliki ciri spesifik
-A. A. Ayu Oka Saraswati-

pasti bagus n beri wacana yang luas. namun tidak bisa komentar, masuknya terlambat
-mieke choandi-

pemaparan yg detail dan bagus
-Irma Rosalia Handayani-


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s