Book Donation – Angelia

Pada Kamis, 23 Oktober, OMAH Library kembali menerima hadiah berharga — sebuah donasi buku dari Kak Angelia, salah satu guru di Social Learning Club.

Buku-buku yang Kak Angelia bawa adalah koleksi pribadinya, dikumpulkan dengan penuh kasih dan perhatian. Saat tiba di OMAH, ia tidak hanya menyerahkan buku-buku itu, tetapi juga berjalan perlahan di antara rak-rak kami — seolah ingin mengenal lebih dekat tempat di mana cerita-cerita itu akan menemukan pembaca baru.

Dalam percakapan singkat, Kak Angelia berbagi tentang keinginannya membawa murid-muridnya ke OMAH Library: untuk belajar, membaca, dan mungkin menemukan sesuatu yang lebih dari sekadar kata.

Koleksi yang beliau donasikan beragam — dari novel-novel terbaru, buku pengembangan diri, cerita anak bergambar tiga dimensi, hingga bacaan tentang MPASI dan diet sehat. Setiap buku membawa napasnya sendiri, ada yang menanamkan keceriaan, membangkitkan rasa ingin tahu, dan ada pula yang dengan lembut mengingatkan bahwa menjaga tubuh juga bentuk lain dari mencintai hidup.

Kebaikan memang tidak selalu datang dalam bentuk besar. Kadang ia hadir setenang sehelai halaman yang dibuka dengan niat tulus.

Terima kasih, Kak Angelia, atas kemurahan hati dan perhatian yang begitu hangat. Semoga setiap langkahmu diberkati dengan kesehatan, kebahagiaan, dan ketenangan yang tumbuh seperti halaman-halaman yang dibaca dengan cinta.

Sebab setiap manusia, sama seperti buku, ditulis dengan alur yang unik. Ada bab yang sunyi, ada yang penuh warna, namun semuanya indah bila dibaca dengan hati. Dan mungkin, kekurangan yang kita miliki hanyalah cara semesta menunjukkan keajaiban dengan cara yang berbeda.

Kami berharap buku-buku ini menjadi jembatan kecil yang mempertemukan banyak jiwa dengan pengetahuan, imajinasi, dan semangat belajar yang tak pernah padam.

#OMAHLibrary #Guhatheguild #Perpustakaan #Tangerang #Jakarta


Informasi OMAH Events lainnya di bawah ini:

Bittersweet Memories In Design Experience I 41. Stanley Gandhi Dwinanta dan Susy Gunawan

Di berbagai karya yang lahir sejak awal 2010-an, mulai dari interior, furnitur, hingga objek-objek eksperimental, Stanley Gandhi Dwinanta dan Susy Gunawan tidak melihat desain sebagai persoalan skala, melainkan sebagai situasi. Baik bangunan maupun berbagai elemen seperti bangku, railing, gutter, hingga sambungan, semuanya diperlakukan sebagai medan eksperimen. Tidak ada elemen yang…

PMI #34 – Arsitektur Rentang Nusa

#kelasomah Halo teman-teman semua,Perjalanan Mengenal Indonesia (PMI) kembali berlanjut di tahun ini melalui series #34. Episode ini akan terbagi dalam 2 bagian: Bagian pertama bersama Pak Susilo Kusdiwanggo, mengangkat tema:Pancer Pangawinan dalam Transmisi & Transisi Tradisi. Dalam konteks Masyarakat Adat Pancer Pangawinan, tradisi hadir melalui konsep pamali. Bukan sekadar larangan…

Experiencing – Mega, Celine, Alviony, Arinta dan Asya

10 Januari lalu, OMAH Library kedatangan lima teman yang mengikuti Experiencing di Guha The Guild: Kak Mega, Kak Celine, Kak Arinta, Kak Asya, dan Kak Alviony. Mereka datang dengan latar yang beragam—ada mahasiswa arsitektur, creative director, hingga product development. Perbedaan latar itu justru bertemu pada satu hal yang sama: keinginan…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Published by Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Leave a comment