Workshop Denah – Realrich Sjarief

Membicarakan denah berarti membicarakan empati. Bukan hanya kepada klien, tapi juga kepada lingkungan sekitar, dan berbagai kebutuhan yang tak selalu mudah dirumuskan secara cepat. Denah bukan sekadar gambar teknis, melainkan hasil dari pemikiran matang yang menggabungkan strategi desain, pertimbangan teknis, dan pengalaman spasial menjadi satu kesatuan yang utuh.

Setelah tiga workshop sebelumnya, kini Kelas-Workshop Denah kembali untuk membahas pentingnya ergonomi, efisiensi ruang, juga menyelami bagaimana denah bisa menjadi alat berpikir yang performatif, fungsional, dan kontekstual. Bersama-sama, kita akan belajar dan berdiskusi mengenai konteks lingkungan dan kebutuhan pengguna agar ruang yang dirancang benar-benar hidup dan fungsional. Setiap garis dalam denah juga membawa konsekuensi, mulai dari aspek struktur, biaya, fungsi, hingga nilai emosional yang dirasakan penggunanya.

Selain itu, tubuh manusia menjadi ukuran utama dalam merancang ruang yang nyaman, melalui pendekatan ergonomi dan kesadaran spasial yang mendalam. Denah yang baik bukan hanya menyelesaikan kebutuhan hari ini, tapi juga memikirkan keberlanjutan dan potensi perubahan di masa depan. Denah hadir sebagai hasil dari proses mendengar, merespons, dan menyusun ruang dengan kesadaran penuh.

Workshop Denah ini akan diadakan pada Sabtu, 1 November 2025, pukul 10.00–12.00 WIB secara Offline dan Online di OMAH Library. Kemudian akan dilanjutkan dengan Workshop Bagaimana Membuat Tampak? Bersama Undi Gunawan pada pukul 13.00-15.00.

Kelas ini akan berlangsung dalam format diskusi dua arah dengan sesi workshop sketsa dan QnA. Bagi teman-teman restless spirit yang tertarik mengisi akhir pekan dengan belajar bersama kami, silakan mendaftar melalui link bit.ly/KELASOMAH_2025. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi +62 815-1797-0213 (WA Chat).

Informasi OMAH Events lainnya di bawah ini:

Bittersweet Memories In Design Experience I 41. Stanley Gandhi Dwinanta dan Susy Gunawan

Di berbagai karya yang lahir sejak awal 2010-an, mulai dari interior, furnitur, hingga objek-objek eksperimental, Stanley Gandhi Dwinanta dan Susy Gunawan tidak melihat desain sebagai persoalan skala, melainkan sebagai situasi. Baik bangunan maupun berbagai elemen seperti bangku, railing, gutter, hingga sambungan, semuanya diperlakukan sebagai medan eksperimen. Tidak ada elemen yang…

PMI #34 – Arsitektur Rentang Nusa

#kelasomah Halo teman-teman semua,Perjalanan Mengenal Indonesia (PMI) kembali berlanjut di tahun ini melalui series #34. Episode ini akan terbagi dalam 2 bagian: Bagian pertama bersama Pak Susilo Kusdiwanggo, mengangkat tema:Pancer Pangawinan dalam Transmisi & Transisi Tradisi. Dalam konteks Masyarakat Adat Pancer Pangawinan, tradisi hadir melalui konsep pamali. Bukan sekadar larangan…

Experiencing – Mega, Celine, Alviony, Arinta dan Asya

10 Januari lalu, OMAH Library kedatangan lima teman yang mengikuti Experiencing di Guha The Guild: Kak Mega, Kak Celine, Kak Arinta, Kak Asya, dan Kak Alviony. Mereka datang dengan latar yang beragam—ada mahasiswa arsitektur, creative director, hingga product development. Perbedaan latar itu justru bertemu pada satu hal yang sama: keinginan…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Published by Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Leave a comment