Book Donation – Aghnia

Ada kebaikan yang hadir dengan cara sederhana namun begitu tulus. Begitulah yang dilakukan Kak Aghnia, sahabat OMAH Library yang sudah beberapa kali berkunjung ke Perpustakaan kami. kali ini kak Aghnia datang lagi dengan membawa buku, ditengah kunjungan kak Aghnia Tanpa banyak kata kak Aghnia menitipkan koleksi bukunya.

Sekilas tampak sederhana, namun justru di situlah letak indahnya. Tindakan kecil yang lahir dari hati, seakan mengingatkan kami bahwa berbagi tak selalu butuh alasan panjang—cukup niat tulus untuk menghadirkan manfaat.

Buku yang Kak Aghnia titipkan pun istimewa: Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan dan Mata dan Manusia Laut karya Okky Madasari. Dari Cantik Itu Luka, kita diingatkan bahwa keindahan kadang datang bersamaan dengan luka—bahwa tiap perempuan punya cerita yang tak selalu terlihat di permukaan. Dari Mata dan Manusia Laut, kita diajak menyelam lebih dalam, merasakan detak laut, memahami bahwa keberanian itu bukan hanya tentang bertahan di gelombang, tapi juga tentang bertanya dan mencari.

Terima kasih untuk Kak Aghnia. Semoga buku-buku ini menjadi teman yang membuka rasa, mengajarkan makna, dan menuntun pembaca untuk lebih bijak melihat kehidupan. Doa terbaik kami, semoga kebaikan hati Kak Aghnia dibalas dengan kesehatan, kebahagiaan, dan berkat yang berlipat ganda.

reservasi di bit.ly/Visit_OMAHBookstore

GuhaTheGuild #OMAH #Perpustakaan #Tangerang #Jakarta


Informasi OMAH Events lainnya di bawah ini:

Event | OMAH Library Upcoming Event 2026

#kelasOMAH Halo teman-teman Restless Spirit! kami di OMAH Library sangat bersyukur bisa terus tumbuh dan belajar bersama kalian sepanjang tahun ini. Kali ini kami ingin berbagi sedikit cerita tentang kenapa di OMAH Library kami mengadakan banyak kelas-kelas Arsitektur? Saat ini, OMAH Library memiliki beberapa seri kelas seperti Bittersweet Memories in…

Experiencing – Niken dan Airlangga

14 Desember 2025 lalu, OMAH Library kedatangan Kak Niken @pixierra dan Kak Airlangga. Sejak awal menelusuri Guha, ketertarikan mereka sudah terasa pada ruang, detail, dan cara sebuah rumah dibangun dengan niat yang jelas. Dari percakapan yang mengalir, mereka mencoba membaca intensi di balik desain: kepedulian pada manusia, proses, dan pada…

Bittersweet Memories in Design Experience – Erwin Kusuma

Erwin Kusuma lahir di Semarang pada tahun 1979. Ia menempuh pendidikan Teknik Arsitektur di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, dan lulus pada tahun 2002. Selepas itu, ia menjalani masa awal praktik sebagai freelance hingga 2005. Perjalanan profesionalnya kemudian membawanya ke Singapura, di mana ia bergabung dengan beberapa biro arsitektur, di antaranya…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Published by Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Leave a comment