Book Donation dari Bu Sempa Arih Ginting

Senin, 18 Agustus, Omah Library kedatangan pengunjung istimewa, Ibu Sempa Arih Ginting. Beliau adalah seorang pesiunan birokrat yang sejak kecil mencintai dunia tulis-menulis, dan kembali terpanggil untuk berkarya setelah memasuki masa pensiun. Dengan penuh semangat, beliau mengikuti kursus serta webinar penulisan hingga akhirnya lahirlah karya solo perdananya yang berjudul “Ernala”.

Buku ini menceritakan perjuangan Gana dan Ngugi yang hidup dalam keterbatasan. Meski dihimpit kemiskinan, mereka tetap berjuang bertahan hidup hingga menemukan cahaya kebahagiaan lewat hadirnya sang anugerah kehidupan, putri mereka tercinta: Erlana. Layaknya menyisir sungai, perjalanan mereka dipenuhi arus deras yang menguji keteguhan hati, namun dengan kekuatan dan kebersamaan mereka mampu menjaga perahu tetap menuju hilir, sekaligus menjemput impian.

Terima kasih kepada Ibu Sempa Arih Ginting yang telah mempercayakan karyanya menjadi bagian dari koleksi Omah Library. Kehadirannya tentu memperkaya rak literasi kami dan membuka ruang baru bagi para pembaca untuk menumbuhkan motivasi.

Doa terbaik kami, semoga setiap halaman buku ini menjadi sumber semangat dan renungan bagi siapa pun yang membacanya. Semoga penulis selalu diberkati kesehatan, kebahagiaan, dan kesempatan untuk terus berkarya.kami dukung Karya Ibu Sempa Arih Ginting dengan cara sederhana lewat pembaca kami di Omah Library

#GuhaTheGuild #OMAH #Perpustakaan #Tangerang #Jakarta


Informasi OMAH Events lainnya di bawah ini:

Event | OMAH Library Upcoming Event 2026

#kelasOMAH Halo teman-teman Restless Spirit! kami di OMAH Library sangat bersyukur bisa terus tumbuh dan belajar bersama kalian sepanjang tahun ini. Kali ini kami ingin berbagi sedikit cerita tentang kenapa di OMAH Library kami mengadakan banyak kelas-kelas Arsitektur? Saat ini, OMAH Library memiliki beberapa seri kelas seperti Bittersweet Memories in…

Experiencing – Niken dan Airlangga

14 Desember 2025 lalu, OMAH Library kedatangan Kak Niken @pixierra dan Kak Airlangga. Sejak awal menelusuri Guha, ketertarikan mereka sudah terasa pada ruang, detail, dan cara sebuah rumah dibangun dengan niat yang jelas. Dari percakapan yang mengalir, mereka mencoba membaca intensi di balik desain: kepedulian pada manusia, proses, dan pada…

Bittersweet Memories in Design Experience – Erwin Kusuma

Erwin Kusuma lahir di Semarang pada tahun 1979. Ia menempuh pendidikan Teknik Arsitektur di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, dan lulus pada tahun 2002. Selepas itu, ia menjalani masa awal praktik sebagai freelance hingga 2005. Perjalanan profesionalnya kemudian membawanya ke Singapura, di mana ia bergabung dengan beberapa biro arsitektur, di antaranya…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Published by Realrich Sjarief

Founder of RAW Architecture

Leave a comment