Event | Fight for Architecture #12 – Jaringan?

Setelah yang lalu kita bersama-sama telah melalui pergulatan melalui pergerakan dan kearsipan, kali ini giliran kita membahas sejarah arsitektur, atau mungkin lebih tepatnya pendidikan sejarah arsitektur di Indonesia, sejauh mana ia menjembatani kutub-kutub keilmuan yang ada? Antara data artefak (arkeologi) dengan interpretasi (sejarah)?

Eka Swadiansa mengajak kita berdiskusi tentang bagaimana kolaborasi antara tiga bidang yang terkotak-kotak, yaitu sejarah, arsitektur, dan arkeologi dapat membantu melahirkan keilmuan dan narasi historis yang lebih utuh dan saling mendukung.

Mari berkolaborasi dan berdiskusi mencari jawabannya bersama-sama di:

Fight for Architecture in Broken Ecosystem
11. Sejarah? – oleh Eka Swadiansa
Jumat, 13 Januari 2023
Pukul 19:00 WIB
via Zoom

Untuk mengikuti acara ini, peserta dipersilakan untuk memberikan apresiasi dengan berdonasi (seikhlasnya) untuk setiap sesinya. Apresiasi yang sahabat berikan memiliki makna yang besar dalam menciptakan ekosistem apresiatif antara Peserta – Panelis – Platform (Wadah) untuk pengembangan literasi arsitektur Indonesia.

Daftarkan diri di: bit.ly/OMAH_FIGHT

Informasi lebih lanjut:
Putri (+62 815-1797-0213).

#OMAHakademi #OMAHLibrary #architecture #arsitektur #webinararsitektur #indonesia #arsitekturindonesia #pedagogi #pendidikan


Informasi OMAH Events lainnya di bawah ini:

Experiencing – Syaukat Zidane, Ainun, Aya, Ridwan, Aswin, Ryan Hidayat, Dimas & Shifa

Sekolah arsitektur dunia mengenal dua tradisi besar. Bauhaus mewariskan tradisi rasional, bengkel dan industri, bentuk yang lahir dari fungsi dan logika. Beaux-Arts mewariskan tradisi visual yang monumental, komposisi agung yang dilatih bertahun-tahun. Dan di Nusantara sesungguhnya ada tradisi ketiga yang jarang disebut di buku teks, padepokan, tempat eksperimen, rasionalitas, dan…

Experiencing – Damare Lazuardi

Experiencing Guha: Damare Lazuardi Di tengah keseharian yang sering berjalan begitu cepat, kita jarang memberi waktu untuk benar-benar berhenti sejenak. Padahal terkadang justru saat kita melambat, kita mulai melihat hal-hal yang sebelumnya terlewat, dan memaknai sesuatu dengan cara yang berbeda. Dalam Experiencing kali ini, kami berkesempatan menyambut Kak @rerelazuardi untuk…

Book Donation – Sahabat OMAH Library

Tidak semua kebaikan ingin dikenali. Ada yang memilih hadir dengan tenang, menitipkan buku-buku yang pernah menemaninya, lalu membiarkan perjalanan berikutnya dimulai oleh orang lain. Barangkali, di situlah kami kembali belajar bahwa nilai sebuah buku tidak berhenti ketika selesai dibaca. Ia justru terus hidup ketika dibuka oleh pembaca berikutnya. Pada 26…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Leave a comment