Event | Fight for Architecture #7 – Profesi?

Dewasa ini, profesi arsitek sudah sangat umum dikenal, tetapi apakah seorang arsitek sudah benar-benar memahami apa yang dimaksud dengan keprofesian itu sendiri? Secara umum yang dimaksud profesi adalah keahlian khusus dalam suatu bidang tertentu, dilatarbelakangi pendidikan dan pengalaman tertentu pula, yang penerapan pada praktiknya menuntut kesungguhan dan tanggung jawab. Karena lebih dari sekedar bekerja (okupasi) dan panggilan (vokasi), maka menjalankan profesi layak bersumber pada bagian yang terdalam dari diri manusia. Dengan demikian berprofesi adalah manifestasi dari panggilan nurani untuk berkarya dan mengamalkan ilmu serta keahliannya, sebagai suatu pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Episode kali in akan membahas tentang mulainya praktik arsitek di Indonesia dan juga tentang keprofesian arsitek itu sendiri. Lantas, apakah profesi ini di Indonesia sudah merdeka dan punya gagasan besar tentang eksistensinya? Tantangan apa yang dihadapi dan bagaimana peluangnya?

Mari berkolaborasi dan berdiskusi mencari jawabannya bersama-sama di:

Fight for Architecture in Broken Ecosystem – 07. Profesi?

Dinamika Profesi Arsitek di Indonesia oleh Endy Subijono

Jumat, 18 November 2022

Pukul 19:00 WIB via Zoom

Untuk mengikuti acara ini, peserta dipersilakan untuk memberikan apresiasi dengan berdonasi (seikhlasnya) untuk setiap sesinya. Apresiasi yang sahabat berikan memiliki makna yang besar dalam menciptakan ekosistem apresiatif antara Peserta – Panelis – Platform (Wadah) untuk pengembangan literasi arsitektur Indonesia.

Daftarkan diri di: bit.ly/OMAH_FIGHT

Informasi lebih lanjut:

Putri (+62 815-1797-0213)

Vivi (+62 899-8898-239).


Informasi OMAH Events lainnya di bawah ini:

Experiencing – Syaukat Zidane, Ainun, Aya, Ridwan, Aswin, Ryan Hidayat, Dimas & Shifa

Sekolah arsitektur dunia mengenal dua tradisi besar. Bauhaus mewariskan tradisi rasional, bengkel dan industri, bentuk yang lahir dari fungsi dan logika. Beaux-Arts mewariskan tradisi visual yang monumental, komposisi agung yang dilatih bertahun-tahun. Dan di Nusantara sesungguhnya ada tradisi ketiga yang jarang disebut di buku teks, padepokan, tempat eksperimen, rasionalitas, dan…

Experiencing – Damare Lazuardi

Experiencing Guha: Damare Lazuardi Di tengah keseharian yang sering berjalan begitu cepat, kita jarang memberi waktu untuk benar-benar berhenti sejenak. Padahal terkadang justru saat kita melambat, kita mulai melihat hal-hal yang sebelumnya terlewat, dan memaknai sesuatu dengan cara yang berbeda. Dalam Experiencing kali ini, kami berkesempatan menyambut Kak @rerelazuardi untuk…

Book Donation – Sahabat OMAH Library

Tidak semua kebaikan ingin dikenali. Ada yang memilih hadir dengan tenang, menitipkan buku-buku yang pernah menemaninya, lalu membiarkan perjalanan berikutnya dimulai oleh orang lain. Barangkali, di situlah kami kembali belajar bahwa nilai sebuah buku tidak berhenti ketika selesai dibaca. Ia justru terus hidup ketika dibuka oleh pembaca berikutnya. Pada 26…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Leave a comment