Pada 9 Februari, OMAH Library menerima kiriman buku dari Kak Renni — membawa cerita, perjalanan, dan waktu yang pernah menemani hari-harinya.
Dari percakapan singkat kami, Kak Renni berbagi bahwa buku-buku yang ia donasikan sebagian besar adalah novel-novel lama yang selama ini ia nikmati. Ia memiliki ketertarikan pada karya-karya sastra, khususnya dari penulis Seno Gumira Ajidarma dan beberapa novelis perempuan — buku-buku yang tidak hanya dibaca, tetapi juga menemani, mengisi hari, dan mungkin membentuk cara pandangnya terhadap banyak hal.
Menariknya, di balik kecintaannya pada membaca, Kak Renni juga pernah memiliki keinginan untuk menulis novel. Banyak ide yang sempat terlintas, meski pada akhirnya belum sempat diwujudkan. Namun mungkin, justru dari perjalanan sebagai pembaca inilah, benih-benih cerita itu tetap hidup — dengan caranya sendiri.
Kini, buku-buku tersebut menemukan ruang barunya di OMAH Library Piyandeling. Perjalanan buku ini berlanjut — berpindah dari satu pembaca ke pembaca lain, membuka kemungkinan-kemungkinan baru, dan menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi setiap orang yang menemukannya.
Buku-buku ini telah terkatalog dalam koleksi Guha Piyandeling, di antaranya:
C1.015–C1.019 (Biography & Autobiography)
C2.180–C2.188 (Psychology & Self-development)
C6.007 (Language & Writing)
E1.056–E1.058 (Health & Sports)
G1.047–G1.117 (Indonesian Fiction)
G2.165–G2.166 (World Fiction)
J1.004–J1.007 (Religion)
Dan masih banyak lagi buku-buku lain yang belum sempat didokumentasikan, tetapi sudah dapat dijumpai dan menjadi bagian dari koleksi serta perjalanan literasi di OMAH Library Piyandeling @guhapiyandeling
Terima kasih atas ketulusan dan kepercayaan yang dibagikan. Semoga buku-buku ini dapat terus hidup, dibaca, dan menjadi teman bagi banyak orang yang datang dan singgah di OMAH.
Informasi OMAH Events lainnya di bawah ini:



