#kelasomah
Halo teman-teman semua,
Perjalanan Mengenal Indonesia (PMI) kembali berlanjut di tahun ini melalui series #36. Episode ini akan terbagi dalam 2 bagian:
Bagian pertama bersama Pak Cahyo Novianto, mengangkat tema:
Joglo Pancol
Joglo Poncol berangkat dari sebuah perjalanan yang tidak linear. Awalnya merupakan pendopo yang berada di halaman belakang sebuah rumah, bangunan ini kemudian dibongkar, dipindahkan, dan didirikan kembali di Jalan Poncol, Jakarta Selatan.
Dalam konteks barunya, Joglo ini tidak hanya berubah posisi, tetapi juga peran—menjadi pendopo di halaman depan yang hidup sebagai ruang wirausaha kedai teh, sekaligus ruang pertemuan yang lebih terbuka bagi keseharian. Secara visual, Joglo Poncol masih mempertahankan kelaziman bentuk arsitektur Joglo yang kita kenal.
Namun, di balik itu terdapat eksplorasi pada susunan tiang atau soko emper/pengracik yang menyimpang dari pakem umum. Perubahan ini tidak hadir sebagai gestur estetika semata, melainkan sebagai respon terhadap kebutuhan ruang dan konteks baru, yang sekaligus memunculkan konsekuensi struktural dan tipologi konstruksi yang lebih eksperimental.
Paparan kedua bersama Pak Priyo Pratikno, dengan tema:
Joglo Kontemporer
Joglo kontemporer lahir dari proses sublimasi—sebuah transformasi budaya yang menggeser joglo dari pakem tradisional menuju bentuk yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat urban. Ia hadir sebagai objek liyan, tetap berada dalam garis genealogi joglo, namun tidak lagi terikat pada kaidah lama, melainkan berkembang mengikuti konteks ruang, waktu, dan peristiwa.
Fenomena ini menunjukkan bahwa keterikatan masyarakat terhadap joglo tidak hilang, melainkan berubah. Melalui berbagai transformasi, baik yang bersifat perlahan maupun progresif, joglo menemukan bentuk-bentuk baru yang lebih relevan, meskipun seringkali melampaui logika teori arsitektur yang mapan.
Pada akhirnya, joglo kontemporer bukan sekadar persoalan bentuk atau struktur, tetapi ekspresi identitas dan rasa. Ia menjadi cara bagi masyarakat untuk tetap terhubung dengan tradisi, sekaligus membuka kemungkinan baru dalam memahami arsitektur sebagai sesuatu yang terus bergerak dan beradaptasi.
Dua paparan ini akan dibahas dan didiskusikan bersama dalam kelas PMI #36.
Jumat, 3 April 2026
Pukul 18.30 WIB
Online | Pendaftaran: bit.ly/KELASOMAH_2026
Tentang OMAH Events lainnya di bawah ini:







