Studio Culture: Culture

Ryadi Adityavarman

Ryadi Adityavarman adalah seorang pengajar, associate professor di program Arsitektur Interior, School of Design and Environment, Colorado State University dengan latar belakang pendidikan formal yang beragam: desain interior, arsitektur, pelestarian sejarah, dan antropologi. Dalam mengajar, beliau berupaya untuk mencapai pemahaman interdisipliner yang holistik melalui kombinasi kerangka berpikir Barat dan Timur.

Untuk dapat mengakses kelas Studio Culture: Culture
anda perlu melakukan donasi melalui tautan berikut:

Akses kelas akan dikirimkan ke email atau Whatsapp yang didaftarkan.

Omah Library dengan bangga mengadakan Kelas Wacana Arsitektur mengenai “Budaya Studio Desain Studio Culture,” sebuah proses kreasi mendesain di dalam budaya sebuah studio, di antara tegangan akademis dan praktis, juga tuntutan untuk menjadi kreatif sekaligus kompromistis. Hal ini terkait dengan penyusunan metode desain dari sudut pandang filosofi, budaya, teori, puisi, sertifikasi, dan komputasi.

Di dalam praktik arsitektur, keterampilan di dalam studio perlu diimbangi dengan kemampuan berbisnis, berkomunikasi, ber-relasi, hingga berkontemplasi. Kuliah ini mengundang 7 narasumber yang masing-masing akan berbagi pengalaman di dalam proses berarsitektur di dalam praktik dan akademik, sebuah aksi reaksi yang saling berkelindan di dalam studio.

Setiap praktisi arsitektur memiliki pendekatan desain yang sangat beragam. Proses yang linear dan kerap kali berputar-putar membentuk sebuah relasi yang tumpang tindih antara filosofi sampai metode, aktor-aktor seperti arsitek, tim arsitek, klien dan desainer, maupun antara dosen dan mahasiswa di dalam pembelajaran simulasi desain. Hal ini menciptakan sebuah benang merah dari budaya berpikir dan berbuat yang khas di dalam studio, yang biasa kita jumpai dalam sekolah arsitektur maupun dunia praktik arsitek. Pada dasarnya, praktik mendesain arsitektur adalah sebuah proses aksi–reaksi dimana untuk memahaminya, kita perlu mengalaminya, namun ada saatnya pula kita merefleksikan apa yang telah kita alami, mengevaluasikan dan membagikan pengalaman tersebut dengan orang lain. Hal ini menjadi titik berangkat diskusi Studio Culture yang membahas ketujuh sisi pendekatan dari para narasumber:



Berapa kelas Studio Culture lainnya bisa diakses di bawah ini:

Loading…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s